SuaraBogor.id - Pelaksanaan vaksinasi tahap kedua di Gedung Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, Jawa Barat kembali dilaksanakan, Rabu (24/3/2021).
Ada sebanyak 1.500 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Bogor yang melaksanakan vaksinasi per hari ini.
Tapi proses penyuntikan vaksin COVID-19 tahap dua tersebut tak berjalan mulus bahkan banyak ditunda. Bahkan penyuntikan vaksin mesti tertunda sekitar 15 menit, akibat server pendataan vaksin di Bogor down atau gangguan.
Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Dedi Syarif mengatakan, penundaan vaksin tersebut terjadi akibat server pendataan vaksin down.
"Server ini kan langsung dari pemerintah pusat, jadi tadi server-nya down, makannya penyuntikan tadi sempat tertunda 15 menit. Karena kalau server down kami khawatir data-data penerima vaksin tidak terintegrasi ke pusat, makannya tadi kami tunda dulu," katanya.
Meski sempat tertunda, saat ini server tersebut sudah kembali bisa digunakan.
"Alhamdulillah tadi sudah bisa, makannya vaksinasi langsung kami lanjutkan," ucapnya.
Sekadar diketahui, selain ASN, vaksinasi tersebut juga diberikan untuk sejumlah organisasi islam yang ada di Kabupaten Bogor. Seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Pengurus Cabang Nahdatul Ulama Kabupaten Bogor.
Baca Juga: Jelang Ramadhan, MUI Bogor Akan Bahas Soal Protokol Kesehatan
Berita Terkait
-
Piala Asia 2027 Ditunda, Jadi Digelar 23 Desember-21 Januari 2028
-
Bukan Kopdes, Suahasil Minta Gaji PNS hingga Dana Pensiun Langsung Disalurkan ke Rekening
-
Menkop Usul Gaji PNS Dibayar lewat Kopdes, Suahasil: Idealnya Langsung ke Rekening
-
Suahasil Bantah Gaji PNS Dicairkan Lewat Kopdes, Tetap dari Kas Negara
-
Menkeu Suahasil Tegaskan Gaji PNS Dibayar Lewat Bank, Bukan Kopdes
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Intip Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
-
Angkot Sepi Penumpang, Dua Pria di Bogor Sulap Kendaraan Tua Jadi Lapak Kelapa Muda
-
Niat Cek Gratis Malah Tekor, Emas 24 Karat Konsumen Ini Mendadak Dinilai 20 Karat dan Viral
-
KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara
-
Polisi Kedapatan Pakai Vape di Bogor Bisa Dilaporkan, Ini Cara Aduannya