Andi Ahmad S
Rabu, 05 Mei 2021 | 13:26 WIB
Bupati Bogor Ade Yasin di Parung, Bogor, Jawa Barat. [ANTARA/M Fikri Setiawan]

SuaraBogor.id - Meski kasus harian COVID-19 di Kabupaten Bogor, Jawa Barat mulai melandai, Bupati Bogor Ade Yasin meminta kepada masyarakat agar tetap waspada.

Ade Yasin mengatakan, saat ini kasus COVID-19 Kabupaten Bogor turun per harinya. Namun, hal itu bisa meningkat kembali jika larangan mudik tentunya dilarang masyarakat.

"Kita harus tetap waspada, menjelang bulan Ramadhan sudah kita diskusikan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), untuk mengantisipasi pergerakan masyarakat," ucapnya, dilansir dari Antara.

Menurutnya, melandainya kasus penularan COVID-19 dilihat dari menurunnya angka okupansi rumah sakit. Kemudian menurunnya jumlah kasus harian COVID-19 yang semula rata-rata 90 kasus per hari, kini turun menjadi 70 kasus hingga 60 kasus per hari.

"Selanjutnya, di pusat isolasi seperti di Cibogo dan Kemang pun sudah kosong, dan di rumah sakit juga sekarang kasusnya di bawah 20 persen," terang Ketua Satgas COVID-19 Kabupaten Bogor itu.


Ade Yasin menyebutkan, progres vaksinasi COVID-19 pun terbilang lancar, daei target 20 persen jumlah penduduk atau 1,2 juta jiwa, kini Pemkab Bogor sudah melakukan vaksinasi terhadap 600 ribuan warga.

Ia menekankan agar warganya tak terlena dengan penanganan COVID-19 di Kabupaten Bogor yang diklaim berhasil. Dirinya khawatir, terjadi ledakan kasus COVID-19 seperti di India.

“Saat ini sedang terjadi ledakan kasus COVID-19 di India, yang diakibatkan lengahnya masyarakat saat perayaan hari keagamaan. Hal ini segera kita sosialisasikan kepada masyarakat agar jangan sampai terjadi di negara kita. Mudah-mudahan masyarakat semakin paham,” tuturnya.

Sebagai informasi, kasus COVID-19 di Kabupaten Bogor kini sudah mencapai angka 16.183 kasus dengan rincian 15.074 kasus sembuh, 356 kasus berstatus aktif, dan 105 kasus meninggal dunia. [Antara]

Baca Juga: Hadang Pemudik di Jalur Tikus, Polres Bogor Dirikan 197 Pos

Load More