SuaraBogor.id - Warga tiga kampung di Cianjur keracunan. Terdata ada sebanyak 29 warga yang keracunan di Kampung yang berlokasi di Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa barat.
Semua warga sudah dilarikan ke puskesmas dan rumah sakit terdekat. Bahkan, lima diantaranya masih dalam perawatan di RSUD Sayang Cianjur.
Keberadaan pedagang goreng kulit itu sendiri hanya berjualan saat bulan puasa Ramadhan, Saat ini polisi sedang memburunya, namun Kepolisian Cianjur kesulitan mengidentifikasi pedagang tersebut.
Kapolsek Cibeber, Kompol Bambang Kristiono mengatakan saat ini masih melakukan pencarian dan penyelidikan terhadap pedagang goreng kulit sapi tersebut.
Baca Juga: Penyekatan di Cianjur Diklaim Efektif, Satpol PP: Mengurangi Kerumunan
“Kami masih mencari pedagang goreng kulit sapi, karena mengetahui ada yang keracunan, sepertinya tidak berjulan lagi,” terang Bambang, dilansir dari Ayobandung.com -jaringan Suara.com, Senin (10/5/2021).
Bahkan, informasi dari masyarakat, pedagang goreng kulit sapi ini bukan pedagang rutin, melainkan musiman saja.
“Kami sudah kumpulkam keterangan, katanya pedagang goreng kulit sapi ini hanya berjualan saat Ramadan saja,” katanya.
Pihak Polsek Cibeber juga sudah berkordinasi dengan Polsek Ciranjang, lantaran mendapat informasi kalau pedagang goreng kulit sapi ini merupakan dari Ciranjang.
"Informasi warga, pedagang tersebut berasal dari Kecamatan Ciranjang. Saat ini kami sudah berkoordinasi dengan pihak Polsek Ciranjang dan sedang melakukan pencarian dan penyelidikan pedagang kulit sapi itu,” tandasnya.
Baca Juga: Kata Pak Ustaz, Ini Manfaat Besar Berbagi dengan Anak Yatim
Total warga yang mengalami keracunan sebanyak 29 orang berasal dari tiga kampung, yakni Kampung Ciaul, Cimenteng, dan Sudalarang di Kecamatan Cibeber.
Berita Terkait
-
Keutamaan Puasa Syawal 6 Hari yang Disebut Geni Faruk Seperti Setahun Berpuasa, Benarkah?
-
Kekayaan Danilla Riyadi: Penyanyi Kondang yang Pilih Menikah Sederhana di KUA
-
Profil Satryo Rizqi Ramadhan: Suami Danilla Riyadi Punya Pendidikan Mentereng
-
Iqbaal Ramadhan Napak Tilas ke Sekolah SD, Teringat Saat Jadi Korban Bully
-
Lebaran: Hari Kemenangan Sekaligus Kekalahan
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
-
Donald Trump Resmi Umumkan Tarif Baru, Ekonomi Indonesia Terancam Kena Dampak!
-
Antara Pangan Instan dan Kampanye Sehat, Ironi Spanduk di Pasar Tradisional
-
Link Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Duel Panas Derby Della Madonnina
Terkini
-
Kemarin Puncak Lumpuh Total! Macet Parah dari Gadog Sampai Cibodas
-
Ajak Warga Berlibur di Bogor, Rudy Susmanto Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan
-
Dilarang Berenang, Dua Wisatawan Bandung Tetap Nekat, Akhirnya Terseret Ombak Pantai Jayanti Cianjur
-
Sejarah Bogor dalam Lensa! Pameran Foto PFI Bogor Meriahkan Open House Bupati
-
Geram ke Kades Klapanuggal, Dedi Mulyadi: Kepala Desa Peminta THR Lebih Parah dari Preman