Selain itu, penelitian mengatakan bahwa rempah yang beraroma khas ini cukup menjanjikan untuk dijadikan obat rematik alami. Jahe diungkapkan dapat meredakan gejala radang sendi dengan cara menekan senyawa-senyawa yang memicu rasa sakit dan peradangan.
3. Teh hijau
Teh hijau kaya akan polifenol yang merupakan antioksidan dan dapat membantu menurunkan peradangan dan nyeri sendi yang disebabkan oleh rematik. Selain itu, senyawa aktif dalam teh hijau juga diduga dapat mengubah respons tidak normal pada sistem imun tubuh penderita reumatik, sehingga mengurangi derajat keparahan penyakit.
Teh hijau banyak dijual di pasaran dan konsumsinya pun tergolong sangat mudah. Ini membuat teh hijau semakin ideal untuk dimanfaatkan sebagai obat rematik alami.
4. Bawang putih
Bawang putih telah terbukti ampuh dalam mengatasi radang sendi, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai obat rematik alami, misalnya pada rheumatoid arthritis atau osteoarthritis. Rempah-rempah yang berbau kuat ini memiliki efek antiradang dengan cara menghambat produksi zat sitokin yang dapat memicu reaksi radang.
5. Kayu manis
Kayu manis memiliki sifat antioksidan kuat yang dapat menghambat kerusakan sel akibat radikal bebas. Penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa kayu manis yang dikonsumsi secara teratur setiap hari dapat mengurangi nyeri dan pembengkakan sendi pada penderita rheumatoid arthtritis. Hal ini menunjukkan bahwa kayu manis juga bisa dipilih sebagai obat rematik alami.
Meskipun masih dibutuhkan penelitian yang lebih besar untuk membuktikan efektivitasnya terhadap rematik, tidak ada salahnya melibatkan rempah-rempah di atas sebagai bagian dari makanan Anda. Selain mendapatkan manfaat antiradangnya, Anda juga bisa mendapatkan makanan yang lezat serta kaya akan rasa dan aroma.
Baca Juga: Periksa Diri dan Sekitarmu, Inilah 5 Ciri Orang Depresi
Namun, pastikan Anda mengonsumsinya dalam batas yang wajar, ya. Konsumsi kayu manis atau rempah-rempah lain dalam jumlah yang berlebihan bisa mengganggu pembekuan darah.
Selain mengonsumsi obat rematik alami seperti yang telah dipaparkan di atas, ada juga terapi yang bisa membantu mengurangi nyeri akibat rematik, misalnya tai chi dan akupunktur. Kedua terapi ini juga diduga dapat memperbaiki fungsi sendi yang tadinya berkurang karena proses penyakit rematik.
Tidak hanya memanfaatkan obat rematik alami saja, menerapkan pola hidup yang sehat, menjaga berat badan dan istirahat yang cukup adalah hal yang penting dilakukan bagi penderita rematik. Usahakan untuk tidur setidaknya 8 jam setiap malam. Jika tidur di malam hari kurang cukup, Anda bisa juga melakukan tidur siang untuk mencukupi kebutuhan istirahat.
Untuk mengurangi gejala bengkak dan nyeri sendi akibat rematik, banyak dokter juga menyarankan kompres hangat atau kompres dingin. Anda cukup mengompres daerah yang mengalami sakit rematik selama 15 menit setiap 30 menit, hingga bengkak dan nyeri mereda.
Meski umumnya herba tergolong aman untuk dikonsumsi, bukan berarti semua herba tidak memiliki efek samping. Sebaiknya, konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan suatu herba sebagai obat rematik alami, terutama jika Anda juga mengonsumsi obat-obatan dari dokter. Jangan lupa pula untuk memperhatikan dosis dan jenis herba yang digunakan.
Berita Terkait
-
Alasan Kesehatan, 5 Terdakwa Korupsi Pajak BPKD Aceh Barat Dialihkan Jadi Tahanan Kota
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Update Iuran BPJS Kesehatan Tiap Kelas Tahun 2026, Menkeu Buka Suara
-
Lebih dari Sekadar Ambisi, Ini 5 Kunci Energi Batin untuk Sukses di 2026
-
Self-Love Bukan Egois tapi Cara Bertahan Waras di Tengah Tuntutan Hidup
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Kaleidoskop 2025: 9 Kasus Viral Guncang Bogor, Dari Pengoplos Gas Hingga Tragedi Shalat Subuh
-
Niat Berbakti Berujung Maut, Pemuda Bojonggede Tewas Terpanggang di Atas Pohon
-
Senin Depan Berlaku! Flyover Cibinong Resmi Pasang ETLE, Melanggar Langsung Dapat 'Surat Cinta'
-
Pembangunan 600 Unit Huntara di Aceh akan diserahkan pada Pemerintah Daerah pada 8 Januari 2026
-
Ngurus Izin Sambil Nongkrong? Bupati Bogor Boyong Kantor Dinas ke VIVO Mall, Ubah Wajah Birokrasi