SuaraBogor.id - Warga Cianjur berhamburan karena Cianjur gempa 3 skala richter, Sabtu (5/6/2020) malam. Mereka rumah setelah gempa berkekuatan cukup keras selama beberapa detik.
Termasuk mereka yang berada di RSUD Cianjur. Keterangan resmi BMKG menyebutkan gempa berkekuatan 3 SR itu terjadi pada tiga kilometer tengara Cianjur dalam kedalaman 15 kilometer.
Gempa Cianjur yang berpusat di darat ini membuat panik warga wilayah kota, utara dan timur Cianjur.
"Cukup keras, sehingga kami sekeluarga langsung lari keluar rumah karena takut gempa berlangsung lama. Semua barang di dalam rumah bergoyang seperti mau jatuh," kata Chaykha (18) warga perumahan Pesona Cianjur Indah, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur, Sabtu malam.
Dia menjelaskan, sebelumnya dia dan keluarga sudah masuk kamar untuk beristirahat, namun tiba-tiba tempat tidur bergoyang dan lemari baju yang berhadapan dengan tempat tidur, ikut bergoyang, sehingga seisi rumah berhamburan keluar.
"Lumayan 3 sampai 5 detik, meski di luar rumah getaranya masih kencang, sampai kabel listrik ikut bergoyang. Semua warga melakukan hal yang sama dan berkumpul di tengah jalan," kata dia.
Aktifitas di RSUD Cianjur sempat terganggu, bahkan beberapa pasien rawat inap ikut keluar sambil membawa tiang infusan karena khawatir gempa berlangsung lama. Beberapa orang perawat sempat mengeluarkan pasien dari dalam ruang rawat inap.
"Untung tidak berlangsung lama, namun cukup membuat panik perawat dan pasien di ruang rawat inap. Getaran gempa cukup keras terasa, terutama di lantai dua. Pasien yang sempat keluar langsung masuk kembali setelah sepuluh menit," kata Fauzi (24), perawat RSUD Cianjur.
Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur mengenai kerusakan akibat gempa berkekuatan 3.0 magnitudo ini. (Antara)
Baca Juga: 5 Detik Mencekam di Cianjur, Warga Lari Berhamburan Keluar Rumah
Berita Terkait
-
Sumber Kekayaan Asila Maisa, Bantah Beli Barang Mewah Pakai Uang Ayah yang Jadi Wabup
-
Viral PMI Asal Cianjur Diduga Disiksa di Libya, Kemlu Ungkap Kondisinya
-
Jambore Perdana ABPEDNAS Cianjur Perkuat Tata Kelola Desa dan Perlindungan Hukum
-
Bupati Cianjur Wahyu Ferdian Bercita-cita Cepat Meninggal
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Ratusan Bangunan Liar di Cianjur Ditertibkan
-
El Clasico Milik Maung Bandung! Jalan Pandu Raya Bogor Mendadak Membiru Usai Persib Libas Persija
-
Mata Air dan Sumur Mengering, 90 Jiwa di Bogor Selatan Terdampak Bencana Kekeringan
-
Berawal dari Bau Busuk Menyengat, Saksi Intip Jendela dan Temukan Pensiunan ASN Meninggal Kaku
-
Kerahkan 1.105 Personel Gabungan, Polda Jabar Perketat Pengamanan Laga Timnas Indonesia vs Vietnam