SuaraBogor.id - Memasuki hari terkahir Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM level 4, arus lalu lintas di Jalan Raya Cianjur - Cipanas - Puncak Cianjur terpantau ramai lancar.
Berdasarkan pantauan SuaraBogor.id dilapangan, sekitar pukul 09.00 WIB situasi arus lalu lintas di Jalan Raya Cipanas - Puncak tersebut didominasi pengendara sepedah motor. Minggu (1/8/2021).
Selain didominasi motor, arus lalu lintas dari arah Jakarta - Bogor - Puncak yang mengarah ke Cianjur - Bandung juga terpantau ramai oleh kendaraan roda empat bernomer polisi Jabodetabek.
Sedangkan lalu lintas dari arah Cianjur dan Bandung rata - rata masih didominasi kendaraan asal Cianjur. Namun terdapat juga sejumlah kendaraan bernomer polisi yang berasal dari Bogor dan Bandung.
Sejumlah kendaraan yang melintasi Jalur Cipanas - Puncak Cianjur juga nampak memadati beberapa rumah makan, dan Pedagang Kaki Lima (PKL). Selain itu dibeberapa tempat pengisian bahan bakar minyak juga terpantau ramai.
"Arus lalu lintas di Jalan Raya Cipanas - Puncak semenjak Jumat (30/7/2021) malam sudah ramai, baik dari arah Bogor atau Cianjur," kata Teddy (27) memilik warung di Rest Area Ciherang Jalan Raya Cibereum - Puncak - Cianjur.
Ia menjelaskan, meskipun masih PPKM, namun sejumlah pengendara yang menyempatkan isitrahat sudah mulai ramai bila dibandingkan dengan minggu sebelumnya.
"Pengendara roda dua atau pun mobil yang berisirahat disekitar Rest Area Ciherang dan membeli kopi, minuman atau pun makan sudah lumayan ramai, meski belum normal dari sebelumnya," jelasnya.
Hingga pukul 12.00 WIB situasi arus lalu lintas di Jalan Raya Cipanas - Puncak - Cianjur, berdasarkan pantauan dilapangan masih terus mengalami peningkatan volume arus lalu lintas.
Baca Juga: PPKM Level 4 Berakhir Besok, Ini Yang Akan Dilakukan Pemkot Bogor
Bahkan disejumlah titik diterjadi arus lalu lintas di Jalan Raya Cipanas Puncak - Cianjur, seperti di depan Pasar Cipanas dan Pertigaan Tugu Bubur terjadi kemacetan, namun samapi terjadi mengular.
Sementara itu, pihak Satlantas Polres Cianjur saat dihubungi SuaraBogor.id melalui pesan singkat aplikasi Whatsapp, hingga berita ini ditulis belum memberikan statmen apa pun.
Kontributor : Fauzi Noviandi
Berita Terkait
-
Abu Vulkanik Cukup Tebal Sampai ke Cianjur, CFD Sepi dan Kendaraan Tertutup Debu
-
Macet Jakarta Bikin Ekonomi Tekor Rp100 Triliun
-
BMKG Ungkap Pemicu Gempa Cianjur Terasa hingga Jakarta, Aktivitas Sesar Aktif di Kedalaman 4 Km
-
Simpang Gramedia Jogja Memanas, Warga dan Massa Aksi Sempat Cekcok
-
Gempa M4,3 Cianjur Terasa hingga Lantai 9 Gedung di Jakarta, Pekerja: Lantainya Goyang
Terpopuler
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Berbagai Kebutuhan
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
- 3 Rekomendasi HP vivo RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Dipilih
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
Pilihan
-
Episode Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Kata Badan Geologi
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
-
Kabut Asap Makin Pekat, Doa Apa yang Bisa Dibaca Muslim? Ini Bacaan Perlindungannya
-
Jakarta Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov DKI Terapkan PJJ Mulai Besok
-
Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami
Terkini
-
Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif
-
Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif
-
BRI Ungkap 3 Bekal Finansial Penting Bagi Generasi Muda
-
Kondisi Bogor Terdampak Krakatau, Sekda Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Rumah
-
Kemarau Ekstrem 2026: 8.249 Hektare Sawah di Bogor Kekeringan, Jonggol Mulai Gagal Panen