SuaraBogor.id - Artis Kartika Putri dicibir netizen terkait dirinya yang telah melaporkan dr. Richard Lee baru-baru ini. Hal itu membuat dr. Richard Lee ditangkap polisi meski saat ini sudah dibebaskan.
Banyak netizen yang mengatakan, kelakuan Kartika Putri dianggap tidak pantas dicontoh, atas laporannya soal dr. Richard Lee.
Bahkan, Kartika Putri selalu membawa soal agama dan hijrah dalam pelaporannya kasus dr. Richard Lee yang baru-baru ini membuat heboh masyarakat.
Menyadur dari Terkini.id -jaringan Suara.com, hal itu seperti yang baru-baru ini dibagikan Kartika Putri lewat Instagram yang memperlihatkan seorang netizen menghina dirinya dengan kata-kata kasar.
“Katanya hijrah kok kelakuan masih kayak setan sih,” tulis netizen tersebut, dikutip Jumat (13/8/2021).
Karput sapaan akrabnya pun langsung membela diri usai melihat komentar tersebut. Ia lantas menasihati sang netizen alih-alih marah.
“Tidak dengan menghina saya masalah selesai (malah menimbulkan masalah baru). Tidak dengan berkata kasar bisa menjatuhkan saya karena saya tidak haus pujian,” balas Karput.
Alasan ia selalu menghapus pesan-pesan jahat netizen di akun Instagramnya lantas dijelaskan bahwa dirinya tak ingin media sosialnya jadi lahan dosa bagi netizen yang menulis komentar jahat.
“Komentar buruk dihapus diakun saya karena saya tidak mau akun saya jadi lapak dosa kalian semua!!” tuturnya.
Baca Juga: Kooperatif Saat Pemeriksaan, Polda Metro Pulangkan Dokter Richard Lee
“Hanya itu. Saya haya manusia biasa yang banyak kurangnya tapi saya hanya mau menggunakan medsos saya untuk kebaikan dan kebenaran saja,” lanjutnya lagi.
“Yuk lebih fokus dalam kebaikan aja biar bermanfaat daripada hal yang mudorot. Tolong jangan bawa agama, suami, keluarga dan hijrah saya,” pungkas Kartika Putri.
Seperti diketahui, Kartika Putri memang sering dicibir netizen sejak berseteru dengan dr. Richard Lee.
Perseteruan itu berawal gara-gara konten sang dokter mengenai krim abal-abal yang salah satu produknya adalah yang hendak dipromosikan oleh Kartika Putri.
Lantaran permasalahan itu, kini semua pun tampak melebar sampai melibatkan pihak berwajib.
Berita Terkait
-
Tak Hanya Jadi Ulama, Menag Dorong Lulusan Pesantren Kuasai Teknologi
-
Ada 5.400 Pesantren di Jateng, Ahmad Luthfi Perkuat Dukungan untuk Santri dan Guru Agama
-
Menag soal Fatwa Kripto: Hari Ini Mungkin Haram, Tapi Besok Bisa Jadi Halal
-
Menag Sebut Bayar Pajak Setara Ibadah Sosial, Kutip QS Al-Maidah Ayat 2
-
Sepakat Fatwa MUI, Menag Minta Zakat Bisa Jadi Kredit Pajak
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Pesan Menohok Bupati Bogor ke Pengelola Dapur MBG: Presiden yang Disalahkan jika Ada Kesalahan
-
Kurangi Limbah Dapur, ibis Styles Bogor Pajajaran Pakai Cangkang Telur Dukung Tani & Pendidikan Anak
-
Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang
-
20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor
-
Dini Hari Kelam di Cigudeg, Motor Trail Honda CRF Milik Warga Wargajaya Raib