SuaraBogor.id - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendapatkan kritikan super pedas dari seorang pengamat politik yakni, Saiful Huda Ems.
Pada sindiran kepada Ridwan Kamil, pengamat politik itu mengatakan bahwa Provinsi Jawa Barat jadi provinsi miskin saat ini.
Semenjak dipimpin Ridwan Kamil kata pengamat politik itu, Jawa Barat saat ini berada diurutan terbawah alias miskin dibandingkan Provinsi yang ada di Indonesia.
Hal itu ia ungkapkan saat ditanyai pendapat soal Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Ridwan Kamil kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dalam laporan itu, dikatakan bahwa harta kekayaan Ridwan Kamil naik sebanyak 6,6 miliar.
Saiful lantas menyindir bahwa ketika warga Jawa Barat banyak yang hidup susah, harta kekayaan Ridwan Kamil malah meningkat.
“Jawa Barat tak lagi menjadi provinsi maju dan terdepan dalam segala bidang, melainkan menjadi provinsi miskin,” ujarnya mengutip dari Terkini.id -jaringan Suara.com, Rabu (15/9/2021).
Saiful menjelaskan bahwa hal itu dilihat dari beberapa hal. Di antaranya, banyaknya warga Jawa Barat yang tak punya sarana mandi, cuci, kakus (MCK).
Selain itu, lanjutnya, Jawa Barat juga menjadi provinsi yang terbanyak angka anak putus sekolah dan menikah di usia dini.
Baca Juga: Pertama Kali di Jawa Barat, BOR RS Rujukan COVID-19 Sentuh 9,3 Persen
Tak hanya itu, kata Saiful, di masa kepemimpinan Ridwan Kamil, banyak investor yang kabur dari Jabar dan pindah ke Jateng dan Jatim.
Menurutnya, kondisi itu membuat pengangguran meningkat pesat di Jawa Barat.
“Ridwan Kamil ternyata 11-12 dengan Ahmad Heryawan gubernur pendahulunya,” tandas Saiful Huda.
Tag
Berita Terkait
-
Kelihatan Tak Pernah Sedih, Atalia Praratya Bongkar Alasan Cepat Move On dari Ridwan Kamil
-
Ustaz Khalid Basalamah Ngaku Sudah Kembalikan Rp8,4 M ke KPK, Klaim Jadi Korban Kasus Haji
-
KPK Limpahkan Suap Impor Bea Cukai ke Pengadilan Tipikor, Nilai Lebih Rp40 Miliar
-
Apa yang Terjadi Jika Iran Menang Perang? Pengamat Sebut Peta Timur Tengah Akan Berubah
-
Geledah Rumah Bupati Tulungagung dan Ajudannya, KPK Temukan Dokumen Alat Tekan
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
Terkini
-
Ahmad Aswandi Desak Pemkot Segera Sosialisasi PSEL di Kayumanis Lebih Luas: Warga Butuh Kejelasan
-
Anggota Linmas di Dramaga Tewas Tertimbun Longsor, Bupati Bogor Imbau Warga Waspada
-
Bongkar Penyebab Banjir Puncak - Cipanas, Alih Fungsi Lahan Jadi Biang Kerok
-
5 Rekomendasi Sepeda Harga 1 Jutaan Enteng Banget Saat Menanjak, Kualitas Bukan Kaleng-kaleng
-
4 Poin Utama Penolakan Warga Terhadap Rencana Pembangunan Fasilitas Pengolahan Sampah di Kayumanis