SuaraBogor.id - Hujan deras dan angin kencang kembali menerjang Depok, Minggu (26/9/2021) sore. Akibatnya sebuah pohon besar tumbang di Jalan Raya Kalimulya, Kecamatan Cilodong.
Batang pohon yang tumbang menghancurkan sebuah mobil Pajero, motor dan gerobak penjual toppoki yang berada di bawahnya.
Meski tidak ada korban jiwa, seorang penumpang mobil Pajero mengalami luka ringan akibat terjepit di dasbor mobil.
Tidak hanya itu, arus lalu lintas di sekitar lokasi pun macet sejak pohon tumbang pukul 15.10 WIB sampai pohon berhasil ditangani sekitar pukul 17.15 WIB.
Menurut keterangan saksi saat kejadian, Ravy, pohon tumbang hanya karena diterjang angin kencang atau sebelum hujan deras terjadi.
Dia menduga, pohon tersebut mudah ambruk saat diterjang angin kencang karena hampir separuh akarnya tidak lagi tertanam dalam tanah.
Akar pohon tidak tertanam karena proyek galian saluran air di Jalan Kalimulya beberapa hari terakhir.
"Nah pepohonan gak langsung ditebang, dilewat-lewatin dulu," ungkapnya pada SuaraBogor.id, Minggu sore.
Saat kejadian di dalam mobil Pajero yang tertimpa pohon ada wanita dan anak-anak. Sementara sang pengemudi sedang turun membeli kaca mata.
Baca Juga: Belasan Rumah di Sukabumi Rusak Disapu Angin Kencang
"Kalau belum turun beli kaca mata, sudah gak tau deh gimana nasibnya. Soalnya pohon pas nimpa kursi supir," ungkap Ravy.
Ravy menambahkan, listrik di rumahnya sempat padam saat kejadian, karena pohon tumbang tersangkut di kabel tiang listrik.
"Sekarang rumah saya sudah nyala, tapi di beberapa daerah di Kalimulya, masih mati," bebernya.
Sementara itu, penumpang dalam mobil Pajero yang tertimpa pohon dilarikan ke RSUD Cibinong untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.
"Di dalam mobil ada 2 orang dewasa dan 2 anak-anak," ungkap Kabid Penanggulangan Bencana Dinas Damkar Depok, Denny Romulo saat dikonfirmasi SuaraBogor.id, Minggu malam.
Kontributor : Immawan Zulkarnain
Berita Terkait
-
Bukan Granat Aktif! Benda di Drone Teror Advokat Depok Hanya Replika
-
Pemkot Depok Usul Lima Rute Baru Transjabodetabek
-
KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok
-
Catat Tanggalnya! Danamon Siapkan "Hujan Kejutan" Sambut HUT ke-70
-
Hujan Lebat dan Badai Petir, Laga Timnas Meksiko vs Ekuador Ditunda
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Rudy Susmanto Minta KPK dan Jaksa Kawal Pembebasan Lahan 2 Proyek Raksasa Bogor
-
Gantikan Jalur Raya, Wisatawan Puncak Bogor Nantinya Bakal Diangkut Pakai Kereta Gantung
-
Buka-bukaan Robi Darwis Ungkap Alasan Tinggalkan Persib Demi Gabung Arema FC
-
Pemain Judi Online Terbanyak se-Indonesia Ada di Kabupaten Bogor
-
Berawal dari Paket Misterius di Jasa Pengiriman, Polisi Bongkar Jaringan Narkoba Cair Asal Bogor