SuaraBogor.id - Pemkot Depok saat ini tengah berjibaku mendorong pemulihan ekonomi agar bisa berjalan lebih cepat lagi.
Saat inipun Pemkot Bogor tengah menyiapkan strategi untuk mendorong pemulihan ekonomi, dengan melakukan intervensi sesuai kapasitas pemerintah daerah dan karakter perekonomian.
"Depok karakternya konsumen bukan produsen, tapi tidak menutup kemungkinan ada juga produsen kecil menengah, ini yang dikembangkan," kata Wali Kota Depok Mohammad Idris dalam keterangannya, di Depok.
Ia mengatakan pihaknya bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Depok bersama Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat telah menggelar rapat koordinasi High Level Meeting.
Rapat tersebut membahas berbagai isu strategis untuk mendorong pemulihan ekonomi dan menjaga stabilitas harga melalui percepatan dan perluasan digitalisasi secara holistik.
Mohammad Idris menjelaskan HLM merupakan program rutin yang dilaksanakan TPID. Melalui HLM, dibahas mengenai data-data perkembangan perekonomian di Kota Depok, dan tindak lanjut dari berbagai upaya yang akan dilakukan terkait pengendalian inflasi.
"Untuk periode Januari-Agustus 2021 inflasi di Kota Depok sebesar 1,11 persen. Angka ini lebih rendah di bawah Kota Bogor dan Kota Bandung. Kota Bogor inflasinya 1,12 persen, Kota Bandung 1,13 persen. Tapi Depok lebih tinggi dari Jawa Barat, DKI Jakarta, dan nasional," katanya.
Sementara itu, Kepala Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Wilayah Provinsi Jawa Barat, Herawanto mengatakan, Kota Depok merupakan salah satu wilayah di Jawa Barat yang menjadi kota satelit Ibu Kota DKI Jakarta.
Berdasarkan strukturnya, perekonomian kota tersebut, sebagian besar ditopang oleh sektor manufaktur, perdagangan, dan konstruksi.
Baca Juga: Sejarah G30S PKI di Depok, Pelaku Sejarah: Warga Lebih Takut Sama RPKAD Dibanding PKI
"Secara rata-rata, pangsa ekonomi Kota Depok terhadap Provinsi Jawa Barat sebesar 3,32 persen. Dari sisi inflasi, Kota Depok merupakan kota yang termasuk memberikan kontribusi cukup tinggi terhadap inflasi Jawa Barat dan nasional," katanya.
Herawanto menambahkan, pertumbuhan ekonomi Kota Depok pada 2020 mengalami kontraksi sebesar minus 1,92 persen year on year (yoy). Nilai ini jauh di bawah tahun sebelumnya yang mencapai 6,73 persen (yoy).
Ia menjelaskan, kontraksi ekonomi ini disebabkan penurunan kinerja sektor ekonomi utama, yaitu perdagangan dan konstruksi. Di sisi harga pada 2020, Kota Depok mengalami inflasi sebesar 1,78 persen (yoy).
"Apresiasi Jabar secara keseluruhan termasuk Kota Depok melakukan apa yang kami sebut dynamic balance antara pendekatan kesehatan dan ekonomi secara baik. Kota Depok sudah mengendalikan inflasi dengan baik," ujarnya.
Kontributor : Immawan Zulkarnain
Berita Terkait
-
Dari Lapas Sukamiskin ke Cibinong, Mengapa Kasus Kamar Mewah Napi Terus Berulang?
-
Sidak Ombudsman Ungkap 11 Rumah Dinas di Lapas Cibinong
-
Sebelum Digeledah KPK, Ipda Yayat Ternyata Sudah Diperiksa Propam
-
Potret Sungai Cileungsi Menghitam Akibat Dugaan Limbah Industri
-
Kanaya Whu Siapanya KDM? Kang Dedi Mulyadi Berniat Bangun Masjid untuk Mengenangnya
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot
-
Setelah Belasan Tahun Berjuang, Kampung Adat Urug Bogor Akhirnya Mengantongi Sertifikat Komunal
-
Lapas Rasa Apartemen di Cibinong, Ahmad Sahroni: Jangan Hukum Keras di Depan, Lemah di Belakang
-
Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara
-
Bappisus Beri Tenggat Sepekan Usut Dugaan Kamar Apartemen di Lapas Cibinong