SuaraBogor.id - Sejumlah sendaraan bernomor polisi ganjil bebas masuk ke kawasan wisata di Cipanas Cianjur. Padahal, saat ini baik di Puncak Bogor maupun Puncak Cianjur menerapkan sistem ganjil genap, untuk mengurai kemacetan.
Pantauan wartawan dilokasi, tampak terlihat jalur Puncak Cianjur macet total dari dua arah. Baik dari Bogor ke Cianjur maupun sebaliknya.
Menurut pantauan Ayobandung.com -jaringan Suara.com, sepanjang Jalur Puncak mulai dari arah Cipanas hingga perbatasan di Ciloto Puncak, kendaraan mengular hingga Rumah Sakit Cimacan.
Meski hari ini diberlakukan sistem ganjil genap dengan kendaraan bernopol genap dibolehkan melintas, namun terlihat mobil dengan nomor polisi ganjil dari arah Bogor ke arah Cianjur tetap mendominasi kawasan wisata Puncak-Cipanas.
Sandi (38) pengendara asal Jakarta, mengaku bisa tetap masuk walaupun kendaraannya berplat nomor ganjil.
“Nggak tahu juga sih kenapa dibiarkan, padahal dari awal sudah ragu bisa masuk ke Puncak karena plat nomor ganjil, padahal sekarang diberlakukan genap,” katanya.
Sementara itu, Asriyanti (46) warga Cianjur yang hendak main ke objek wisata di kawasan Puncak Cianjur, mengatakan, sudah tertahan sekitar satu jam di daerah Ciloto Puncak.
“Mau ke daerah Puncak sama keluarga, eh tertahan di Ciloto sudah hampir satu jam lebih,” katanya.
Sandi maupun Asriyanti membenarkan banyak kendaraan dengan nomor polisi ganjil tetap bisa masuk ke kawasan Puncak, padahal hari ini aturannya genap.
Baca Juga: Viral, Jalan Menuju Puncak Bogor Macet, Begini Penampakannya!
“Seharusnya sih kalau memang genap, iya harus genap. Akibatnya ini, kawasan Puncak tetap macet,” tutur Asriyanti.
Tag
Berita Terkait
-
Bus Tingkat Wisata dan Shuttle Baru Resmi Beroperasi, Ini Jadwal dan Rutenya
-
Bukan Sekadar Tempat Wisata: Industri Pariwisata Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Lokal
-
Menyambangi Gua Hira, Ruang Sunyi di Puncak Jabal Nur
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Guna Hemat Anggaran, Pemkab Bogor Resmi Setop Kebijakan Sewa Kendaraan Dinas
-
Warga Parung dan Kemang Bersiap, Pemkab Bogor Mulai Bersihkan Saluran Air untuk Atasi Banjir
-
Catat Tanggalnya! Mulai 20 Juni, Kebun Raya Bogor Hadirkan Pameran Hasil Bumi
-
Catat Tanggalnya! Ini Jadwal Penghentian Sementara Makan Bergizi Gratis di Kota Depok
-
KPK dan Ombudsman Pantau SPMB Cianjur, Kepala Sekolah Nekat Pungli Bakal Kena Sanksi Berat