SuaraBogor.id - Sebanyak lima rumah warga di Kampung Babakan Reyom, RT02/17, Desa Nagrak, Kabupaten Cianjur teredam banjir, akibat Sungai disekitar meluap setelah diguyur hujan deras.
Selain itu, hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, Selasa (19/10/2021) tersebut mengakibatkan lahan sawah ambrol.
Obar (55) warga Kampung Babakan Reyom, mengatakan, saat terjadi hujan deras, sungai yang berada didekat permukiman warga tiba-tiba meluap, rumah warga pun langsung terendam banjir.
"Ketika hujan aliran sungai begitu deras, bahkan sempat terasa getaran, karen jarak dari rumah dan sungai berjarak sekitar beberepa meter," katanya di lokasi kejadian.
Saat kejadian kata dia, genangan air sempat mencapai setingi pinggang orang dewasa, sejumlah peralatan rumah tangga, dan barang elektroknik terendam.
"Dengan waktu yang singkat lupan air dari sungai langsung setinggi pinggang orang dewasa, namun untungnya tidak ada korban luka dan jiwa," katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Nagrak, Hendi Saepul Maladi mengungkapkan, pihaknya mengetahui adanya kejadian tersebut berawal dari laporan masyarakat.
"Akibat hujan deras sungai selebar 2 meter yang berada disekitar permukiman warga meluap dan langsung membanjiri lima rumah, dan beberapa ternak terbawa arus," katanya.
Selain itu, ia mengatakan, akibat banjir tersebut sebanyak 8 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak diungsikan, dan jalan penghubung antar kampung serta beberapa rumah terancam longsor.
Baca Juga: Hujan Guyur Bogor, Rumah di Cilebut Terendam Banjir
"Saat ini saya sudah berkoordinasi dengan BPBD dan dinas terkait untuk menanganinya. Sementara ini sejumlah warga tengah gotong royong untuk membersihkan material tanah yang menutupi aliran sungai," katanya.
Sementara itu, berdasarkan pantauan dilapangan hingga saat ini sejumlah warga masih melalukan penanganan dan membersihkan material yang terbawa arus sungai dengan alat seadanya.
Kontributor : Fauzi Noviandi
Berita Terkait
-
Bertahan Hidup di Hotel Tenggelam: Ulasan Pulau Batu di Samudra Buatan
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
3.000 Nakes Terdampak Banjir Sumatra Dapat Bantuan Perbaikan Rumah, Menkes: Supaya Tenang Kerja
-
Terjebak Banjir di Queensland, Dua Turis Ditemukan Meninggal Dunia
-
Dari Tenda ke Kelas Darurat, 6 RKD Kini Hadir untuk Pulihkan Pembelajaran di Pidie Jaya Aceh
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
7 Fakta Kelam Penyekapan Lansia di Cileungsi: Dari Motif Hingga Wajah Sang Eksekutor
-
Dukung Kelancaran Mudik Lebaran, BRI Siapkan 19.657 ATM dan Posko Mudik BRImo 2026
-
Tak Berkutik! Ini Wajah Komplotan Sadis Penyekap dan Penyiksa Lansia di Cileungsi Bogor
-
Ditemukan Bus Tanpa APAR di Cibinong! Polisi Perketat Ramp Check Jelang Arus Mudik 2026
-
TSDC Bali Perkenalkan Kerajinan Serat Alam dari Desa Celuk ke Pasar Lebih Luas Lewat LinkUMKM BRI