SuaraBogor.id - Sejumlah wilayah di Bogor banjir pada hari ini usai hujan mengguyur sejak siang tadi. Hal itu menyebabkan sejumlah jalan tergenang air dan sulit dilalui kendaraan baik roda dua maupun empat.
Seperti banjir yang terjadi di wilayah Kayumanis Kota Bogor, Jawa Barat, menyebabkan jalan tergenang. Bahkan wilayah tersebut seperti arum jeram.
Bahkan, video kondisi jalan terendam banjir tersebut viral di media sosial setelah diunggah akun instagram @bogor24update.
"Hujan deras gais, ini jalan di Kayumanis jadi seperti arum jeram. Motor pun jatuh, hari ini 19 Oktober 2021," tulisnya dikutip Suarabogor.id.
Sebelumnya diberitakan, hujan yang mengguyur wilayah Bogor, menyebabkan sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor, Jawa Barat terendam banjir.
Banjir kali ini merendam sebagian rumah warga di Bojong Jengkol, RT 01/02, Desa Cilebut Barat, Kabupaten Bogor.
Salah seorang warga setempat Jodi menuturkan, banjir yang dialami sebagian rumah warga tersebut, diduga karena drainase air sempit dan tersumbat akibat banyaknya sampah.
Kondisi tersebut diperparah dengan adanya pembangunan kios yang memakan lahan saluran air.
Ketinggian air dari banjir bisa mencapai pinggang orang dewasa, bahkan kendaraan sepeda motor yang parkir terendam air banjir berwarna kecoklatan, hingga melewati bagian mesin kendaraan.
Baca Juga: Cianjur Diguyur Hujan Deras, Rumah di Desa Nagrak Terendam Banjir
“Beberapa warga yang rumahnya mengalami kebanjiran sudah mengantisipasi sebelumnya dengan membuat tanggul serta meninggikan bangunan, namun tetap saja banjir melibas masuk dari teras depan rumah yang mengakibatkan kerugian terhadap barang-barang eletronik didalam rumah warga,” kata Jodi, mengutip dari Bogordaily.net -jaringan Suara.com, Selasa (19/10/2021).
Jodi menyayangkan setiap tahun banjir selalu berulang, tanpa kunjung ada solusi. Bahkan seiring dengan waktu volume air terus mengalami peningkatan. Warga menyakini, lanjut Jodi, hal itu bukan disebabkan faktor alam namun karena keserakahan manusia.
“Jika dibanding sebelumnya, kali ini banjir yang paling parah,” kata Jodi.
Berita Terkait
-
3 Rekomendasi Sepatu Lokal Sol Empuk Aman untuk Hujan-hujanan, Anti Licin
-
6 Cara Menghilangkan Bau Apek Baju yang Dijemur Indoor saat Musim Hujan, Tak Perlu Cuci Ulang
-
BMKG Bunyikan Alarm Dini Peringatan Hujan di Jabodetabek Hari Ini
-
Curah Hujan Tinggi tapi Kekeringan, Ahli UGM Ungkap Masalah Air Jawa Barat
-
Studi: Air Hujan Surabaya Terkontaminasi Mikroplastik, Pakis Gelora Tertinggi
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Tunggu Tanda Tangan Gubernur Jabar, Pembebasan Lahan Jalan Tambang Bogor Tertunda Lagi
-
Rp90 Miliar Anggaran Lahan Jalan Tambang Dialihkan ke Pendidikan dan Kesehatan Bogor
-
BRI Perkuat Ekosistem MotoGP Mandalika 2026 Lewat Pariwisata, UMKM, dan Keberlanjutan
-
BRI Dorong Prestasi Atlet Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026
-
Ferdy Sambo Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Lapas Cibinong, Tensi Agak Tinggi