SuaraBogor.id - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyebut Kementerian Agama (Kemenag) akan melakukan investigasi menyeluruh terhadap lembaga pendidikan usai kasus pemerkosaan belasan santriwati di Bandung. Menurut Yaqut, hal ini perlu dilakukan agar kasus- kasus kekerasan seksual yang terjadi, tidak terulang lagi.
“Jadi kalau ada hal serupa, kita akan lakukan mitigasi serupa. Jadi jangan tunggu ada kejadian dulu,” ujar dia, di Jakarta.
Kasus yang kekerasan seksual yang dilakukan Herry Wirawan (HW) terhadap belasan santriawatinya itu memang telah masuk ke meja hijau. Namun, Yaqut khawatir kasus itu hanya satu dari sekian banyak kejadian yang bisa terdeteksi. Yaqut menyebut kejadian ini bisa jadi bak fenomena gunung es di satuan pendidikan keagamaan.
Oleh sebab itu, investigasi dan mitigasi akan dilakukan mulai dari madrasah, pesantren, hingga perguruan tinggi. Ia berharap dengan diterjunkannya tim tersebut dapat menginvestigasi, mengungkap, hingga memitigasi potensi kekerasan seksual.
“Jadi kekerasan seksual, pelecehan seksual dan semua tindak asusila itu harus disikat,” kata dia.
Kasus pelecehan seksual yang dilakukan HW berjalan sejak 2016 lalu. Rata-rata korbannya masih di bawah umur.
Perilaku bejadnya itu juga telah membuat beberapa korbannya hamil dan melahirkan. Tercatat ada sembilan bayi yang lahir akibat perlakukan HW terhadap santriwatinya.
Saat ini HW tengah menjalani persidangan di Pengadilan Kelas IA, Bandung. Para korban pun telah dikembalikan ke keluarganya masing-masing dan masih dalam pemantauan untuk menyembuhkan trauma mereka. Di sisi lain, Kementerian Agama juga telah menutup dua pesantren asuhan HW.
Baca Juga: Prihatin dengan Kasus Pemerkosaan Santriwati, Politikus Nasdem: RUU PKS Wajib Disahkan
Berita Terkait
-
SETARA: Kasus Penyadapan Prabowo Ancaman Serius Penyalahgunaan Kekuasaan
-
Sikapi Situasi di Sukoharjo, Ahmad Luthfi Ingatkan Pentingnya Menjaga Persatuan dan Ketenteraman
-
Polri Minta Personel Bercermin Usai Insiden Penggerebekan Pesantren di Sukoharjo
-
Transjakarta Hadirkan 'Hers Signal', Gantungan Kunci Pintar untuk Laporkan Kekerasan Seksual
-
Alasan Gus Faruq Ceramah Dalam Kubur: Cara Dekatkan Diri ke Allah SWT
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Tampil Dominan, Soft Tenis Kabupaten Bogor Segel Gelar Juara Umum Porprov Jabar 2026
-
Ibu Rumah Tangga Terlibat Peredaran Narkoba di Bogor
-
Kabar Baik Warga Ciomas dan Sekitarnya, Kemacetan Laladon Mulai Digarap 2027
-
Garap Rentetan Saksi Korupsi HGB Summarecon, KPK Panggil Pejabat BPN Bogor hingga Petinggi Swasta
-
Mensos Ungkap Lima Tenaga Pendidik Sekolah Rakyat Dipecat, Termasuk Kepala Sekolah