SuaraBogor.id - Polres Bogor mulai melakukan pengalihan arus lalu lintas kendaraan yang hendak menuju ke Puncak Bogor, Jawa Barat.
Pada malam pergantian tahun sejak pukul 18.00 WIB, petugas dari Satlantas Polres Bogor sudah melakukan pengalihan arus lalu lintas.
Kasatlantas Polres Bogor AKP Dicky Pranata mengatakan, pengalihan arus lalu lintas tersebut dilakukan jajaran tepat di Pos 1 Bandung selepas Exit GT Ciawi.
"Jadi bagi masyarakat yang hendak menuju kawasan Puncak Kabupaten Bogor, kami alihkan via Sukabumi dan Jonggol. Jadi pada pukul 18.00 WIB tidak ada kendaraan yang menuju Puncak melalui Gadog," katanya, kepada wartawan, dikutip dari Ayobandung -jaringan Suara.com, Sabtu (1/1/2022).
Selanjutnya, pada pukul 22.00 WIB rencana Satlantas Polres Bogor juga akan memberlakukan sistem oneway dari arah Puncak menuju Jakarta. Sehingga, kendaraan roda empat menuju Puncak Bogor sudah tidak dapat melintas.
"Pada pukul 22.00 WIB kami akan berlakukan one way dari arah Puncak menuju Jakarta secara situasional. Ini semua kami lakukan untuk menguras arus lalulintas yang ada di atas," ujarnya.
Dicky menjelaskan, berdasarkan laporan pihaknya di lapangan jelang perayaan malam tahun baru arus lalulintas di kawasan Puncak Kabupaten Bogor hingga pukul 18.40 WIB masih terpantau ramai lancar.
"Saat ini arus lalulintas di kawasan Puncak Kabupaten Bogor, baik naik ataupun turun terpantau ramai lancar dan tidak ada hambatan yang berarti," tutupnya.
Baca Juga: Malam Tahun Baru Lalu Lintas Sleman Ramai Lancar, Pospam Amplaz Pastikan Tak Ada Kemacetan
Berita Terkait
-
Malam Tahun Baru Lalu Lintas Sleman Ramai Lancar, Pospam Amplaz Pastikan Tak Ada Kemacetan
-
Perhatian! Malam Tahun Baru, Pengunjung Puncak Bogor Pukul 10 Malam Diarahkan Turun
-
Begini Skema Rekayasa Lalu Lintas di Puncak Bogor pada Malam Tahun Baru 2022
-
Cegah Keramaian, Polda Alihkan Lalu Lintas di Puncak Bogor Saat Malam Tahun Baru
-
Ganjil Genap Diterapkan, Arus Lalu Lintas Jelang Tahun Baru di Puncak Bogor Ramai Lancar
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Langka! Cap Go Meh Bogor 2026, Saat Budaya Tionghoa Berpadu Syahdu dengan Buka Puasa Ramadan
-
Pastikan Jalur Mudik Lebaran 2026 Aman, Pemkab Bogor Keroyok Perbaikan Jalan Parung-Kemang
-
Simbol Kerukunan Bogor, Hangatnya Bukber dan Santunan Dedie A Rachim di Rumah Ibadah Tionghoa
-
Tersangka AF Lawan Arus di Cibinong Hingga Menelan Korban Jiwa, Hasil Tes Urine Dinanti
-
Polres Bogor Resmi Tahan Majikan ASN BPK Pelaku KDRT ART di Gunung Putri