SuaraBogor.id - Hari pertama di tahun 2022 ini arus lalu lintas di Puncak Bogor dan Puncak Cianjur macet panjang.
Saat ini pun, anggota kepolisian tengah melakukan rekayasa lalu lintas agar menghindari terjadinya macet total.
Pantauan wartawan, antrian kendaraan menuju arah Bogor terus memanjang pada Sabtu petang kali ini, dengan ekor antrian di Jalan Raya Cugenang-Cianjur.
Laju kendaraan tersendat selama beberapa menit karena tingginya volume kendaraan warga lokal berbaur dengan pendatang.
Sehingga antrian juga terlihat di sejumlah jalur alternatif di kawasan Cipanas, meski petugas telah melakukan sejumlah rekayasa, termasuk memberlakukan sistem satu arah secara bergantian, sebagai upaya mencegah terjadinya macet total di jalur utama Puncak.
Sebagian besar pengendara, mengatakan telah terjebak selama beberapa waktu, meski tidak sampai macet total, namun laju kendaraan tersendat.
"Kalau sampai berhenti tidak, namun untuk jarak dua ratus meter, butuh waktu hingga belasan menit," kata pengendara dengan tujuan Jakarta, Rafli di Cianjur Sabtu.
Hal senada terucap dari pengendara asal Puncak-Cipanas, Gunawan Indra (23) yang hendak pulang ke rumahnya dari Cianjur.
Jarak tempuh menjadi lama, meski tidak sampai berhenti, namun laju kendaraan tersendat hingga beberapa puluh menit.
Baca Juga: Danrem 061 Surya Kencana Datangi Habib Bahar, Kapenrem: Bukan Menakut-nakuti Masyarakat
"Volume kendaraan hari ini, cukup padat. Bahkan dari Cianjur, untuk sampai ke Cipanas, membutuhkan waktu hingga berjam-jam yang biasanya hanya hitungan setengah jam," katanya.
Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Mangku Anom, mengatakan menjelang petang antrian kendaraan cukup panjang terjadi karena sejumlah rekayasa arus di wilayah hukum Bogor, yang belum tuntas, sehingga berimbas ke jalur utama Puncak.
Bahkan pihaknya hanya bisa mengarahkan pengendara ke jalur alternatif, sebagai upaya antisipasi macet total. Namun pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polres Bogor, untuk melakukan sistem satu arah menjelang malam, sehingga antrian dapat mencair.
"Kita akan berlakukan sistem satu arah, agar antrian tidak terus memanjang dan menyebabkan macet total. Sejumlah rekayasa arus di sepanjang jalur tersebut, dilakukan petugas sambil menunggu penerapan ganjil genap menuju Bogor," ucapnya. [Antara]
Tag
Berita Terkait
-
Danrem 061 Surya Kencana Datangi Habib Bahar, Kapenrem: Bukan Menakut-nakuti Masyarakat
-
Ribuan Pengendara Motor Hendak Rayakan Pergantian Tahun di Puncak Bogor Dibubarkan Paksa
-
Datangi Habib Bahar, Danrem Surya Kencana Minta Jangan Lagi Provokatif dalam Berceramah
-
Malam Tahun Baru Satu Rumah Terbakar di Bogor
-
Prajurit TNI Cekcok Mulut Dengan Habib Bahar, Aziz Yanuar: Itu Brigjen TNI Achmad Fauzi
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Warga Bojonggede-Citayam Bersiap! Bupati Rudy Susmanto Agendakan Pelebaran Jalan dari Bambu Kuning
-
Rudy Susmanto Minta KPK dan Jaksa Kawal Pembebasan Lahan 2 Proyek Raksasa Bogor
-
Gantikan Jalur Raya, Wisatawan Puncak Bogor Nantinya Bakal Diangkut Pakai Kereta Gantung
-
Buka-bukaan Robi Darwis Ungkap Alasan Tinggalkan Persib Demi Gabung Arema FC
-
Pemain Judi Online Terbanyak se-Indonesia Ada di Kabupaten Bogor