SuaraBogor.id - Salah seorang warga Bogor, Jawa Barat menjadi korban pemerasan oknum RT saat mengajukan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).
Peristiwa itu dialami seorang warga di Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.
Dia mengeluhkan adanya pemerasan Rp750 ribu oleh RT saat mengurus SKTM. Bahkan, hingga kini berkasnya belum juga jadi.
“Saya sudah membayar ke Pak RT sudah Rp750 ribu, namun dengan beribu alasan sampai saat ini SKTMnya belum jadi,” kata warga yang tidak mau disebutkan namanya kepada wartawan, Kamis (6/1/2022).
Pada kesempatan itu, ia mengutip pernyataan dari pihak RT bahwa, untuk mendapatkan stempel dari Dinas terkait itu susah dan harus ada biaya tambahan.
Pasalnya, berdasarkan keterangan yang didapatnya Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) sebenarnya adalah program jaminan kesehatan, yang digulirkan pemerintah bagi kalangan masyarakat kurang mampu.
Ia menjelaskan bahwa, pengurusan SKTM yang dilakukannya untuk memenuhi kebutuhan administrasi yang mendesak.
Diketahui, pengurusan SKTM ini tidak dipungut biaya apapun. Jika terjadi masalah maka pengurus bisa mengajukannya ke beberapa alamat seperti email, nomor telepon dan website.
Baca Juga: Muncul Omicron Buat Pemkot Bogor Tunda PTM 100 Persen
Berita Terkait
-
Muncul Omicron Buat Pemkot Bogor Tunda PTM 100 Persen
-
Pemkab dan Pemkot Bogor Perpanjang PSBB Hingga 17 Januari 2022
-
Lahan di Desanya Dijadikan Penampungan Bangkai Pesawat, Ini Kata Sekdes Pondok Udik
-
Gerebek Vaksin di Bogor Sumbang 6,3 Persen
-
Kronologi Kecelakaan Maut di Tanjakan Pamoyanan Bogor, Seorang Pria Tewas Tertimpa Truk
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, UMKM Makin Naik Kelas
-
Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei
-
Kecelakaan Tunggal Cileungsi-Jonggol, Penumpang Bak Pikap Tewas Usai Tabrak Tiang Listrik
-
Sentul City Serahkan 423 Sertifikat Tanah PSU ke Pemkab Bogor
-
Dipicu Angin Kencang, Titik Api Baru Kembali Membakar TPA Galuga Bogor