Scroll untuk membaca artikel
Andi Ahmad S
Selasa, 11 Januari 2022 | 13:41 WIB
Tangkapan layar diduga diduga jambret yang beraksi di jembatan penyeberangan (JPO) dekat Stasiun Bogor, [Instagram]

Hingga Selasa siang (11/1/2022) video yang diunggah akun tersebut disukai lebih dari 1.300 orang dan hampir 200 warganet meninggalkan jejak di kolom komentar.

“Dari dulu didiemin mulu aneh gua, nanti bagian rakyat biasa yang nangkep disangka main hakim sendiri, akalau gak ada bukti kita yang ketangkep, viaralkeun geura biar ditindak dilaporin mah gak ada yang gerak,” ujar warganet @jeepee

“Udah dari dulu taman topi mah..sambil nyebrang jalan siang-siang bolong..terang-terangan nyopet gak nggak akan ada yang bergerak..nolongin...tau kenapa” tulis warganet lainnya @dimas_prasetyo300892

“Paling konyol adalah ada gerbang besar tapi ditutup, orang disuruh lewat tangga yang dibawah tangganya jalan sempit dan gelap. Ada spanduk hati-hati copet tapi kayak memfasilitasi copet untuk bergeriliya karena kurang penerangan. Miris banget, nggak ada nyaman-nyamannya Stasiun Bogor,” sahut warganet @bundapipiyo

Baca Juga: Bule di Bali Ini Sepiring Berdua Dengan Monyet, Ajak Bersulang Minum Bir

“Saya hampir pernah dicopet, dijalan sekitaran taman topi hingga Stasiun Bogor, saat itu copetnya berpenampilan seperti anak punk banyak perhiasan dan tato ditubuhnya, saat melakukan aksinya kepergok sama saya, dan dia pura-pura ketempat pedagang. Jadi menurut saya para pedagang disana sudah terbiasa dan bisa dibilang berteman dengan pencopet disitu. Percuma kalau kalian teriak juga enggak akan ada yang bantu.Teman sayapun merasakannya, teriak tapi ya gitu, padahal disana banyak orang,” sahut warganet lainnya @pitiayu17.

Semoga aparat kepolisian, pemerintah Kota Bogor dan pihak lainnya yang terkait, segera bertindak dan meringkus kawanan copet tersebut, agar warga masyarakat lebih nyaman ketika berkunjung ke Bogor.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Load More