SuaraBogor.id - Wacana pemilu 2024 ditunda tengah jadi sorotan banyak pihak belakangan ini. Dua partai politik, PKB dan PAN menyuarakan agar pemilu 2024.
Namun parpol lain seperti Partai Demokrat dengan tegas menolak wacana pemilu 2024 ditunda. Sementara itu, partai Nasdem memilih untuk tak tertarik membahas perihal tersebut.
Hal itu disampaikan langsung oleh ketua umum Partai Nasdem, Surya Paloh, saat menghadiri rakor pemenangan pemilu Nasdem, di Surabaya, Jawa Timur.
“Saya ingin mengatakan NasDem belum tertarik untuk membahas ini. Kami ingin mengkonsolidasikan semua urusan yang lain,” tegas Surya Paloh, mengutip dari Wartaekonomi--jaringan Suara.com, Selasa (1/3).
Suraya Paloh justru menyayangkan jika konstitusi Indonesia bisa mengizinkan penundaan pemilu.
“Sayang seribu kali sayang kalau konstitusi kita mengizinkan [penundaan pemilu],” kata Surya .
Manuver dari usulan sejumlah ketua parpol untuk mengundurkan pemilu, banyak manuai pro dan kontra. Hal ini biasa muncul di tahun politik seperti saat ini.
Terkait hal itu, Partai Nasdem menghormati setiap argumentasi dari setiap partai politik yang inginkan pemilu di tunda hingga beberapa tahun kedepan.
"Kami menghormati dari teman-teman politik lainnya yang mungkin punya argumentasi tersendiri, pikiran dan kebijakan sendiri untuk mengusulkan agar masa jabatan Presiden Jokowi dapat diperpanjang," papar Surya Paloh.
Baca Juga: Sebut Wacana Penundaan Pemilu 2024 Bukan dari Pemerintah, Faldo Maldini: Jangan Sampai Diseret-Seret
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
-
Petaka 2 Batang Kayu Jati: Ayah Dibui demi Sesuap Nasi, Anak di Bojonegoro Mogok Sekolah Dibully
-
Sejarah Terulang! Beras Premium Kini Langka di RI
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
Terkini
-
DPRD Kota Bogor Apresiasi Relawan TPAS Galuga
-
Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK
-
23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi
-
34 Tahun Jadi Gunungan Sampah, TPA Galuga Bogor Bakal Diubah Jadi Energi Listrik dan BBM
-
Bodong! DLH Tangsel Sebut TPST Abu & Co Cisadane Tak Punya Izin Lingkungan dan Bangunan