SuaraBogor.id - Wali Kota Bogor, Jawa Barat Bima Arya Sugiarto mengemukakan membangun kota dan negara tidak cukup hanya dengan membangun infrastruktur, namun juga perlu membangun kultur sumber daya manusia (SDM) agar tidak merusak pembangunan.
“Untuk itu, pembangunan infrastruktur atau fisik harus diiringi pembangunan kultur dan manusianya,” kata Bima Arya mengutip dari Antara, Selasa (15/3).
Jika diperhatikan, katanya, banyak kota di Indonesia terlihat keren secara fisik dan memiliki teknologi canggih, tapi bisa hancur dan bisa mundur dirusak oleh manusia.
Sejarah itu berulang dari dahulu sampai sekarang, yang membangun manusia dan yang merusak pun manusia. Banyak pemimpin yang gagal membangun manusia, karena abai membangun kultur.
Ia mengatakan hal ini juga menjadi pesan bagi 136 kader Pemantapan Pelatihan Kader Penyuluh Wawasan Kebangsaan di Green Forest Bogor yang berlangsung Senin (14/3).
Bima mencontohkan sejak 2014 Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor membangun dan memperbaiki taman-taman, pedestrian, ruang terbuka dan lainnya, karena itu adalah hak untuk semua dan kota ini milik semua. Namun, dalam perjalanannya apa yang sudah dibangun dan diperbaiki dalam satu atau dua pekan di corat-coret oleh oknum vandalisme, seperti lorong bawah tanah.
“Bung Karno dan Pak Harto mengikat bangsa Indonesia selama puluhan tahun dengan pemikiran kebangsaan. Tidak mudah merumuskan Pancasila, panjang perdebatannya dan selesai ketika republik ini didirikan," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Lautan Manusia di Tugu Kujang, Dua Ambulans Terjebak Konvoi Kemenangan Persib di Bogor
-
Misteri Tragis Flyover Sholis Bogor, Alasan Korban Pamit Ngopi hingga Pelaku Diringkus
-
7 Fakta Pengejaran Pelaku Pembunuhan Wanita di Yasmin Bogor: Mobil Terguling hingga Sosok Korban
-
Pelaku Sudah Ditangkap, Kapolresta Bogor Kota Janji Bongkar Motif Pembunuhan
-
Mata Ditutup Kain dan Leher Disayat, Pelarian Pembunuh AAA Berakhir Tragis di Jalanan Bogor