SuaraBogor.id - Calon kandidat dalam perebutan kursi Ketua Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia atau DPD KNPI Kabupaten Bogor, Jawa Barat mulai bermunculan, salah satunya yakni Ketua KNPI Kecamatan Citeurep periode 2013-2016 Muchamad Iqbal.
Meski penetapan Musda DPD KNPI belum ditentukan kapan waktunya, namun bakal calon mulai bermunculan untuk meramaikan perebutan kursi no satu pemuda di Kabupaten Bogor tersebut.
Iqbal sapaan akrabnya ketika dikonfirmasi Suara.com mengatakan, alasan dirinya ingin maju menjadi nomor satu di DPD KNPI Kabupaten Bogor karena ingin mengajak para pemuda untuk mampu menuangkan segala pemikiran dan tindakannya untuk bersama - sama membangun Kab. Bogor melalui KNPI.
"Penting rasanya bila saya ingin bersama-sama mengembangkan potensi pemuda melalu KNPI di Bumi Tegar Beriman," katanya, Senin
"Insya Allah, Saya siap dan untuk maju di KNPI Kabupaten Bogor. Semoga langkah ini yang terbaik demi memajukan pemuda-pemuda di Bumi Tegar Beriman," jelasnya.
Sementara itu, ketua Pimpinan Kecamatan (PK) KNPI Cigudeg, Muhamad Nugraha menyatakan sikap siap mendukung Iqbal maju di KNPI Kabupaten Bogor.
"Saya rasa Sosok beliau sangatlah pantas untuk menahkodai DPD KNPI selanjutnya. Saya mengenal baik beliau, beliau sudah cukup matang dalam menjalankan roda organisasi di Bumi tegar beriman ini," tegasnya.
Hal senada diutarakan Ketua AMPI Kabupaten Bogor, Reno Anggara Mukti.
Dia menilai bahwa sosok Iqbal sudah pantas memimpin DPD KNPI Kabupaten Bogor karena mempunyai pengalaman yang cukup.
Baca Juga: PTM Terbatas Saat yang Dinanti Siswa Sekolah, Pemkot Bogor Berharap Pembelajaran Berlangsung Normal
Apalagi kata dia, Iqbal sudah pernah memimpin KNPI Kecamatan Citeureup pada periode 2013-2016.
"Sudah pantas untuk maju, sudah cukup pengalaman, tidak diragukan lagi. Apalagi sosoknya bisa merangkul kepemudaan di Kabupaten Bogor," tutupnya.
Berita Terkait
-
PTM Terbatas Saat yang Dinanti Siswa Sekolah, Pemkot Bogor Berharap Pembelajaran Berlangsung Normal
-
Viral Aksi Sadis Pelaku Begal di Sentul Aniaya Korban Hingga Terkapar, Polisi: Belum Ada Laporan
-
Minta Kejelasan Soal Aset dan Rencana Bisnis, Komisi II DPRD Kota Bogor Panggil PDJT
-
Tanggapi Pernyataan Megawati Soekarnoputri Soal Minyak Goreng, Pedagang di Bogor: Omongannya Bikin Hati Sakit
-
Kecelakaan Maut di Cileungsi Bogor, Pengendara Motor Tewas di Lokasi
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Proyek PSEL Kayumanis Terancam Cacat Hukum, DPRD Kota Bogor Ingatkan Pemkot Jangan Asal Tabrak Perda
-
Jamin Jalur Wisata Bersih Bangunan Liar, Pemkab Cianjur Minta Pedagang Tunggu Kajian Relokasi
-
Mahfud MD Soroti Prosedur Cacat KUHAP Kasus Eks Jampidsus, KPK Pilih Merespons Hati-hati
-
Kali Baru Cibinong Lumpuh Total! 60 Truk Dikerahkan Angkut Ratusan Ton Sampah
-
Setara Sekolah Swasta Mahal Tapi Gratis, Pemkab Bogor Dongkrak Kapasitas Sekolah Rakyat Jasinga