SuaraBogor.id - Sebanyak empat orang remaja asal Jakarta diamankan personel Polres Bogor saat penerapan satu jalur atau one way arah Jakarta. Keempat orang remaja berinisial KY, RF, AMM, dan GTU itu kedapatan mabuk saat berkendara dan menggunakan motor modifikasi saat melintas jalur Puncak, Kabupaten Bogor.
Kepala Bagian Operasional (KBO) Satlantas Polres Bogor Iptu Ketut Laswarjana mengatakan, saat dilakukan pemeriksaan pengendara diketahui tak membawa surat kendaraan, polisi juga menemukan beberapa botol miras di dalam tas remaja tersebut.
“Kemudian dicek lagi di tasnya ada minuman beberapa botol minuman. Kita amankan kita cek semua diperiksa dan ternyata surat-surat kendaraannya itu juga tidak ada, belum terbawa,” kata Iptu Ketut Laswarjana, Minggu (15/5/2022).
Tidak hanya itu, saat dilakukan pemeriksaan polisi mencurigai keempat remaja yang berasal jadi Jakarta tersebut terindikasi mengkonsumsi minuman keras (miras).
“Kita amankan dan kita tilang. Kemudian anggota (polisi) sendiri memang terlihat indikasi mabuk (keempat remaja KY, RF, AMM, GTU),” jelasnya.
“Asli warga Jakarta. Rata-rata usia 18 tahun kelahiran 2002 dan 2004 masih belasan tahun,” tambahnya.
Berdasarkan keterangan dari remaja tersebut mereka hendak berwisata ke Puncak, Bogor.
“Rekan-rekannya membawa minuman kita amankan dan kita tilang karena sampai saat ini belum bisa memperlihatkan surat-suratnya,” tandasnya.
Sementara itu, dikarenakan mereka masih dibawah pengaruh minum-minuman beralkohol pihak kepolisian masih menenangkan keadaan sampai remaja tersebut kembali sadar sepenuhnya barulah pihak kepolisian akan melakukan penindakan lebih lanjut.
Baca Juga: Bahayakah Bermain HP saat Hujan Petir? Begini Penjelasannya
Kontributor : Devina Maranti
Berita Terkait
-
Ratusan Botol Miras Disita Satpol PP Jakarta Utara di Awal Puasa!
-
Ngabuburit dengan Balap Liar: Tradisi Semu yang Merenggut Nyawa
-
Bahaya Laten Tradisi Perang Sarung di Kalangan Remaja
-
Satpol PP Sita Ribuan Botol Miras dari Sejumlah Warung dan Gudang di Jakarta Barat
-
Krisis Etika Remaja, Dampak Zaman atau Kurang Didikan?
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Maut di Jalan Raya Jakarta Bogor! Pengendara Motor Tewas Usai Tabrakan Lawan Arus di Pakansari
-
Serbu! 4 Spot Berburu Takjil Paling Hits di Dramaga Bogor untuk Mahasiswa IPB
-
Berburu Takjil Hingga Produk Lokal, Festival Ramadan Hadir di Stadion Pakansari dan Tegar Beriman
-
Tok! Bupati Bogor Larang Total Karaoke, Spa, dan Klub Malam Beroperasi Selama Ramadan 1447 H
-
Sempat Ingin Dibeli Anies Baswedan untuk Museum Islam, Kini Koleksi Artefak Nabi Bisa Dilihat Gratis