SuaraBogor.id - Menikmati alam dengan latar belakang pemandangan memang menakjubkan, tapi apa jadinya jika background wisata bukanlah panorama semesta melainkan lautan manusia.
Seperti yang terlihat dalam postingan akun media sosial Instagram @lensa_berita_jakarta yang memperlihatkan kawasan Puncak Bogor pada Minggu (15/5/2022).
Sebuah spot makan wisatawan dilatarbelakangi oleh penampakan lautan manusia bikin geleng kepala.
Adalah ketika rekaman amatir tempat makan yang berada di atas ketinggian menyorotkan kamera ke arah belakang disaat itulah pemandangan menakjubkan itu terlihat.
Lautan manusia yang mengendarai kendaraan roda dua dan empat tampak memadati jalanan di kawasan puncak tersebut.
Seluruh bagian jalan benar benar dipenuhi antrian ribuan kendaraan yang berjubel disana hingga tak ada rongga sedikitpun.
Roda dua sebagai kendaraan yang mendominasi kepadatan kawasan tersebut dimana beberapa mobil juga turut terjebak ditengah tengah mereka.
Pemandangan ini terjadi akibat penumpukan para pelancong baik dari atas kawasan Puncak, Kabupaten Bogor maupun yang hendak menuju ke wilayah tersebut.
Penampakan ribuan pengendara ini pun turut menarik perhatian para warganet yang melihatnya.
"Itu apaan," tawa akun @luth***.
Baca Juga: Bukit Cinta Anti Galau, Tempat Terbaik Menikmati Keindahan Kota Cirebon
"Healing apa ini," tambah akun lain @lu***.
"Kalau ada hujan bakalan buyar gak?" timpal @roch***.
"Jalan jalan di jalan," celetuk @eric***.
Dan diikuti celetukan lain yang turut berdecak atas kondisi ini.
Kontributor : Ririn Septiyani
Berita Terkait
-
Bukit Cinta Anti Galau, Tempat Terbaik Menikmati Keindahan Kota Cirebon
-
Promosikan Potensi Wisata Kampung, Pemkot Jogja Canangkan Gowes Monalisa
-
Wisata alam Camp Gayatri di Puncak Bogor Ditutup, Imbas Wisatawan Asal Bekasi Tewas Tersambar Petir
-
4 Remaja Asal Jakarta Diamankan Polisi di Jalur Puncak, Bawa Miras dan Mabuk saat Berkendara
-
Wisatawan Asal Bekasi Tewas Tersambar Petir di Puncak Bogor Saat Berkemah
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Ucapkan Selamat Tinggal Macet! Jalur Pengganti Jalan Saleh Danasasmita Mulai Dibangun
-
Ini 4 Lokasi Takjil Paling Lengkap dan Murah untuk Buka Puasa di Ciawi Bogor
-
Langka! Cap Go Meh Bogor 2026, Saat Budaya Tionghoa Berpadu Syahdu dengan Buka Puasa Ramadan
-
Pastikan Jalur Mudik Lebaran 2026 Aman, Pemkab Bogor Keroyok Perbaikan Jalan Parung-Kemang
-
Simbol Kerukunan Bogor, Hangatnya Bukber dan Santunan Dedie A Rachim di Rumah Ibadah Tionghoa