SuaraBogor.id - Wali Kota Bogor Bima Arya dalam waktu dekat ini akan melakukan perombakan struktur pada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Bogor.
Tentunya, kepala dinas hingga lurah-lurah di Kota Bogor saat ini nampaknya sedang harap-harap cemas. Hal itu lantaran adanya informasi rotasi bagi pejabat ASN di Pemkot Bogor.
Bahkan rotasi atau mutasi pejabat ASN di lingkungan Pemkot Bogor itu akan dilakukan di bulan ini juga bulan Juni 2022.
Bima Arya mengatakan, rotasi mutasi kepala dinas di bulan Juni ini harus dilakukan dan harus ada ada yang diisi.
“Ya, benar di bulan Juni akan ada rotasi mutasi dilingkungan Pemkot Bogor,” ungkapnya, mengutip dari Bogordaily -jaringan Suara.com, Rabu (1/6/2022).
Saat ditanya siapa dan dari mana saja ASN atau pejabat Pemkot yang terkena rotasi mutasi, Bima masih merahasiakan soal itu. Namun dirinya menyampaikan ada beberapa posisi yang menyesuaikan.
“Untuk berapa orang nya, tergantung nanti, ada beberapa posisi yang menyesuaikan. Tidak terlalu banyak, di eselon II belum ada tetapi di 3A itu ada,” ungkapnya.
Ia juga belum bisa menyampaikan kapan dan tanggal berapa rotasi itu dilakukan, namun yang pasti di bulan Juni ini juga.
“Untuk tanggal belum tau, tetapi di bulan Juni ini,” tandasnya.
Baca Juga: Kondisi Sungai Ciliwung Memprihatinkan, Bima Arya: Harus Ditangani Bersama Otoritas Lebih Tinggi
Menanggapi rencana rotasi mutasi tersebut, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor, Sujatmiko mengatakan, sebagai ASN tentunya siap ditugaskan dimana saja.
“Ya kita sebagai ASN siap ditugaskan dimana saja, dan kami siap,” ucapnya.
Namun belakangan ini santer terdengar Kepala Disdukcapil Kota Bogor akan terkena rotasi dan akan mengisi jabatan baru sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor.
Tetapi soal isu kepindahannya ke Dinas Perhubungan Kota Bogor, Sujatmiko hanya tersenyum dan tidak berkata apa-apa.
“Soal itu no komen, yang pasti saya siap ditugaskan dimana saja,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kondisi Sungai Ciliwung Memprihatinkan, Bima Arya: Harus Ditangani Bersama Otoritas Lebih Tinggi
-
Bupati Cianjur Terima Data Siapa Saja ASN Yang Suka dengan Sesama Jenis, Dinas Mana Saja?
-
Eril Belum Juga Ditemukan, Wali Kota Ini Sebut Keluarga Ridwan Kamil Ikhlas dan Siap dengan Kemungkinan Terburuk
-
Punya Julukan Kota Santri, Bupati Cianjur Temukan Pasangan Gay Hingga ASN LSL
-
Terpopuler: Puncak Bogor Diterjang Banjir Bandang, Bima Arya: Keluarga Ridwan Kamil Siap dengan Kemungkinan Terburuk
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
Pilihan
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
Terkini
-
1.402 Mahasiswa Baru UIKA Bogor Resmi Dilantik, Wakil Bupati Beri Kejutan Dua Laptop
-
DPRD Kota Bogor Dorong Optimalisasi PAD dalam Perubahan APBD 2026
-
IPB University dan BRIN Luncurkan Innobridge, Perkuat Kolaborasi Riset dan Inovasi
-
KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN
-
Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung