Scroll untuk membaca artikel
Galih Prasetyo
Selasa, 07 Juni 2022 | 15:39 WIB
Widodo C Putro saat memperkuat Timnas Indonesia di Piala Asia 1996 silam. [dok. PSSI]

SuaraBogor.id - Gol gila! Kata ini yang mungkin tepat untuk menggambarkan aksi Widodo C Putro ke gawang Kuwait pada perhelatan Piala Asia 1966.

Eks pemain Petrokimia Putra Gresik ini mencetak gol akrobatik sempurna saat membela Timnas Indonesia di kompetisi Piala Asia 1996.

Mendapat umpan silang dari Ronny Wabia dari sisi kanan pertahanan Kuwait, insting gol Widodo langsung tercipta begitu melihat jatuhnya bola di belakang dirinya.

Ia membalikkan badan membelakangi gawang Kuwait dan menyambar bola tersebut dengan sepakan salto. Bola melesat tanpa bisa diantisipasi kiper Kuwait, Khaled Al-Fadhli.

Baca Juga: Performanya di Timnas Indonesia Menurun, Alfeandra Dewangga Curhat ke Keluarga Vivi Novika

Bola melesat kencang ke sudut kanan gawang Kuwait. Gol ini kemudian dinobatkan sebagai gol indah pentas Piala Asia 1996.

Kuwait Bukan Lawan Mudah

Pertandingan Indonesia vs Kuwait pada Piala Asia 1996 dihelat di Abu Dhabi pada 4 Desember 1996. Skuat Merah Putih saat itu dilatih oleh Danurwindo.

Pada perhelatan Piala AFC 1996, Timnas Indonesia tergabung di grup maut bersama negara kuat Asia seperti Uni Emirates Arab, Kuwait, dan Korea Selatan.

Mengutip dari laporan the-afc, Kuwait bukan lawan sembarangan. Saat itu Kuwait berstatus sebagai Juara Asia tahun 1980. Empat tahun sebelumnya, negara Teluk ini juga menduduki peringkat empat.

Baca Juga: Sang Kekasih Ulang Tahun, Egy Maulana Sampaikan Ucapan Romantis

Namun hitung-hitungan di atas kertas dalam sepak bola selalu bisa meleset. Pada laga melawan Kuwait, timnas Indonesia saat itu mampu menunjukkan permainan cukup apik.

Buktinya di awal babak pertama, Kuwait dibuat kerepotan hingga akhirnya pada menit ke-20, gol indah itu tercipta. Namun, laga Indonesia vs Kuwait berakhir dengan skor imbang 2-2.

Widodo C Putro usai pertandingan menyebut bahwa ia memang mengambil keputusan cepat untuk mengeksekusi umpan dari Ronny Wabia.

“Saya harus mengambil keputusan cepat saat bola datang karena posisi saya waktu itu (yang terlalu cepat beberapa langkah), sehingga bola yang datang jadi tidak dalam situasi yang pas untuk disambar,” ungkapnya.

Widodo juga sempat mengakui bahwa gol salto itunya merupakan pemberian dari Tuhan. “Gol pemberian dari Tuhan,” ungkap Widodo.

"Gol itu momentum dalam hidup saya sebagai pesepak bola Indonesia. Itu prestasi yang tidak bisa saya lupakan," tambah Widodo seperti dikutip dari laman PSSI.

Besok, akankah gol gila Widodo bakal kembali dicetak lagi oleh pemain Indonesia ke gawang Kuwait di Jaber Al-Ahmad International Stadium? Kita tinggu saja!

Load More