SuaraBogor.id - Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto mengatakan, konsekuensi menjadi pemimpin harus siap dipuji dan dibusukan.
Pernyataan itu ia sampaikan merespon anggapan beberapa pihak yang menganggap dirinya menjegal program satu miliar satu desa (samisade) yang merupakan program unggulan Kepala Daerah Kabupaten Bogor.
"Kami DPRD Kabupaten Bogor tentunya dari awal sejalan dengan visi misi kepala daerah, termasuk menyukseskan rencana program jangka menengah daerah hingga tahun 2023. Salah satu program unggulan, program prioritas adalah bantuan keuangan desa atau yang lebih populer dangan sebutan samisade," ujar Rudy, Rabu (7/9).
Dukungan terhadap program samisade sendiri, diwujudkan dengan persetujuan anggaran. Menurut Rudy, tiap tahun program samisade selalu dianggarkan.
Khususnya di tahun anggaran 2022, DPRD Kabupaten Bogor menganggarkan penuh samisade untuk seluruh desa se Kabupaten Bogor yang mengajukan.
"Walaupun saat itu kita sahkan di akhir bulan Desember 2021, dimana hingga awal 2022 masih ada desa yang belum selesai melaporkan laporan pertanggungjawaban keuangan samisade kami tetap menganggarkan," ungkapnya.
Bahkan untuk mengantisipasi masalah hukum terkait pelaksanaan program samisade, DPRD Kabupaten Bogor merekomendasikan ke pemerintah daerah di Desember 2021, agar melakukan revisi atau menyempurnakan Peraturan Bupati terkait bantuan keuangan samisade.
Tujuannya agar kepala desa selaku pengguna anggaran samisade terpayungi hukum yang baik dan benar serta aman dan nyaman untuk semuanya.
"Sehingga jika beberapa hari ini muncul narasi yang menyatakan bahwa ketua DPRD menolak samisade sangat tidak berdasar. Hari ini saya rasa masyarakat cukup bijak, cukup cerdas, menyikapi pemberitaan, jangan termakan berita yang sifatnya hoaks," tegasnya.
Kalau DPRD Kabupaten Bogor tidak mendukung program samisade, kata Rudy, tentunya DPRD Kabupaten Bogor tidak akan menganggarkan anggaran bantuan keuangan infrastruktur desa tersebut.
"Yang menganggarkan samisade di kabupaten bogor untuk 416 desa adalah DPRD Kabupaten Bogor yang menandatangani, yang menyetujui Rudy Susmanto," katanya.
Politisi Partai Gerindra tersebut menegaskan, DPRD sangat mendukung program pembangunan infrastruktur desa.
Dia bahkan mempersilahkan pihak yang menganggap DPRD tidak mendukung program samisade, untuk melihat di APBD 2022.
"Apakah anggarannya dikurangi atau tidak ada. Saya pastikan ada. Karena bantuan tersebut adalah salah satu program bagaimana caranya proses percepatan pembangunan, pemerataan pembangunan di wilayah kabupaten bogor bisa cepat terealisasi. Untuk pembangunan di wilayah kita akhirnya menggunakan sistem bottom up dari bawah ke atas. Jadi yang dibutuhkan masyarakat melalui masing-masing desa diakomodir dalam anggaran samisade," paparnya.
Bahkan, kata Rudy, DPRD saat ini sedang membahas KUA-PPAS 2023, dimana anggaran masih defisit, samisade tetap dianggarkan.
Terkait realisasi program samisade tahun anggaran 2022, Rudy mengatakan, pihaknya sudah mendapat informasi revisi perbup sudah mendapat persetujuan Kemendagri. Untuk itu, dia berharap program tersebut segera dilaksanakan, prosesnya cukup cepat, tidak perlu berlarut-larut.
Berita Terkait
-
MUI Buka Suara Soal Video Viral Sejumlah Warga Berkerudung di Pamijahan Bogor, Sembah Jenazah Orang Tionghoa
-
Dalih Pimpinan DPR Tidak Temui Massa Demo Tolak BBM Naik Kemarin, Cak Imin: Waktunya Barengan Paripurna
-
Pihak Keluarga Minta Maaf, Usai Ajak Warga Muslim Pamijahan Untuk Ikuti Ritual Pemakaman Etnis Tionghoa
-
Viral! Sejumlah Warga Berkerudung di Pamijahan Bogor Sembah Jenazah Orang Tionghoa, Publik: Iman Teriris Oleh Isi Amplop
-
Camat Pamijahan Buka Suara Soal Ramai Warganya 'Sembah' Makam Orang Etnis Tionghoa
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kabar Baik Bagi Warga Bogor! Lebih dari 1.000 Rumah Layak Bakal Dibangun Lewat Aspirasi Gerindra
-
Diresmikan Presiden Prabowo, Tiga Ruas Jalan Inpres di Kabupaten Bogor Rampung Diperbaiki
-
Tembus Rest Area Puncak, Ini Rute Kereta Api yang Sedang Dikaji Pemkab Bogor
-
Guna Hemat Anggaran, Pemkab Bogor Resmi Setop Kebijakan Sewa Kendaraan Dinas
-
Warga Parung dan Kemang Bersiap, Pemkab Bogor Mulai Bersihkan Saluran Air untuk Atasi Banjir