SuaraBogor.id - Warga Padang Pariaman hari ini dihebohkan dengan kabar beredar dugaan oknum anggota DPRD Padang Pariaman ditangkap BNN, terkait kasus dugaan penyalahgunaan narkoba.
Bahkan, kabar yang beredar tersebut menyebutkan bahwa oknum diduga anggota DPRD Padang Pariaman tersebut ditangkap di kawasan Bogor, Jawa Barat.
Menanggapi kabar beredar tersebut, Kepala Biro Humas dan Protokol Badan Narkotika Nasional (BNN), Brigjen Pol Sulistyo Pudjo Hartono menjawab dengan singkat.
Kata dia, kabar dugaan oknum anggota DPRD Padang Pariaman ditangkap tersebut belum diketahui kebenarannya.
Sebab kata dia, pihaknya hingga saat ini belum mendapatkan informasi terkait beredar kabar penangkapan oknum wakil rakyat tersebut.
"Saya belum tahu, belum dapat informasi, terimakasih ya informasinya," singkatnya saat dihubungi wartawan, Jumat (9/9/2022).
Diberitakan sebelumnya, mengutip dari SuaraSumbar.id Ketua DPRD Padang Pariaman, Arwinsyah mengaku mendengar kabar bahwa ada oknum anggota DPRD setempat ditangkap di Bogor karena diduga terlibat kasus narkoba. Namun, dia belum bisa memberikan komentar karena belum mendapat informasi pasti dari pihak berwajib.
Sebelumnya beredar kabar bahwa oknum anggota DPRD Padang Pariaman ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) Jawa Barat di Kota Bogor pada Selasa (6/9/2022). Dia diduga ditangkap karena kasus narkoba.
"Saya belum bisa memberikan komentar (kebenaran di tangkap). Saya belum mendapat rilis yang pasti dari BNN," katanya kepada SuaraSumbar.id, Jumat (9/9/2022) sore.
Baca Juga: Motor Mewah hingga Aset Tanah Senilai Rp50 M dari Bandar Sabu Vincent Disita Bareskrim Polri
Meski begitu, kata Arwinsyah, informasi terkait penangkapan itu memang sudah beredar kemana-mana. Namun, hingga kini masih simpang siur.
"Memang ada anggota DPRD yang bermasalah di Bogor. Informasi yang saya dapat sama dengan informasi yang saat beredar. Yang jelas saat kami belum ada yang menghubungi kami," tuturnya.
Jika informasi penangkapan anggota DPRD itu memang karena terlibat narkoba, maka pihaknya tentu akan menyerahkan kepada penegak hukum.
"Kalau benar, kita serahkan kepada penegak hukum. Namun kini kebenaran masih sama-sama kita tunggu dan laporan pasti belum kita terima," tutupnya.
Tag
Berita Terkait
-
Motor Mewah hingga Aset Tanah Senilai Rp50 M dari Bandar Sabu Vincent Disita Bareskrim Polri
-
Kronologi Tukang Rongsok Hanyut di Sungai Cikaniki, Tim Gabungan Temukan Korban Dalam Keadaan Meninggal di Rumpin
-
Mahasiswa PMII Mengamuk Saat Demo Tolak Kenaikan BBM, Pagar Kantor DPRD Bogor Dirusak: DPRD Enggak Ada Gunanya
-
Aset Milik Bandar Narkoba Rp 50 Miliar di Jakarta, Bandung, Bekasi dan Bogor Disita Bareskrim Polri
-
Heboh Kabar Anggota Dewan Ditangkap di Bogor, Ketua DPRD Padang Pariaman: Saya Belum Bisa Komentar!
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan
-
Kompak Desak Transparansi, Warga dan DPRD Hadang PSEL? Pemkot Bogor Tawarkan China sebagai Solusi
-
Redam Penolakan Warga, Pemkot Bogor Ajak Warga Kayumanis Studi Banding ke China Soal PSEL
-
Lepas Jamaah Haji, Ketua DPRD Kota Bogor Titip Doa untuk Kesejahteraan Warga