SuaraBogor.id - Warga Bogor baru-baru ini digemparkan dengan adanya ratusan ulat bulu yang menyerang pemukiman. Hal itu menyebabkan sejumlah orang gatal-gatal.
Peristiwa ulat bulu menyerang warga tersebut terjadi di Kelurahan Cibuluh, Kota Bogor, Jawa Barat.
Ketua RW 04 Kelurahan Cibuluh Agus Hidayat mengatakan serangan ulat-ulat bulu terjadi empat hari sejak Rabu, 9 November 2022.
Agus menduga ulat-ulat bulu tersebut berasal dari bangunan Apartemen Gardenia yang ditumbuhi alang-alang. Kondisi tersebut membuat warga resah dan tidak melakukan aktivitas seperti menjemur pakaian.
“Dampaknya, banyak warga yang gatal-gatal. Bahkan, ulat-ulat bulu sekarang sudah masuk ke rumah warga. Ada warga yang menemukan ulat bulu di tempat tidur dan pakaiannya,” jelasnya.
Ia menyebut ada sekitar 20 rumah warga yang terkena serangan ulat bulu ini. Agar masyarakat tenang, kata Agus, pihaknya sudah meminta bantunan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor untuk mengatasi serangan ulat bulu tersebut.
“Alhamdulillah, ada petugas BPBD Kota Bogor yang datang dan melakukan penyemprotan di sekitar rumah warga, untuk menghentikan serangan ulat bulu,” terangnya.
Ke depan, pihaknya akan melakukan kerja bakti di area Gardenia untuk membersihkan alang-alang agar serangan ulat bulu tersebut dapat hilang.
Sementara itu, Camat Bogor Utara Riki Robiansyah menyampaikan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kelurahan Cibuluh untuk mengatasi serangan ulat bulu ini.
Baca Juga: Bikin Gatal Seluruh Tubuh, Ratusan Ulat Bulu Teror Warga Cibuluh Bogor
“Nanti akan dilakukan penyemprotan kembali agar tidak merembet ke rumah warga lainnya,” katanya.
Berita Terkait
-
Bikin Gatal Seluruh Tubuh, Ratusan Ulat Bulu Teror Warga Cibuluh Bogor
-
Taqy Malik Gunakan Uang Hasil Lelang Sepeda, dari Tersangka Investasi Robot Trading Untuk Bangun Masjid di Bogor
-
Pembangunan Masjid Agung Bogor Baru Mencapai 53 Persen, Bima Arya Sebut Bakal Ada Penambahan Jam Kerja
-
Tinggal Kenangan, Yogya Plaza Bogor Resmi Ditutup, Ini Penjelasan Manajer
-
Pemkot Bogor Siapkan Lahan Untuk Warga di Daerah Rawan Bencana
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
5 Rekomendasi Track Gowes di Bogor yang Ramah Bapak-bapak, Cocok Buat Sehat Bareng Komunitas
-
Geser Fokus dari Cibinong, Pemkab Bogor Kini 'Keroyok' Penataan Kawasan Parung
-
Cari Healing di Tengah Alam Asri? 5 Rekomendasi Wisata Alam Memukau di Sukamakmur Bogor
-
Dari Komunitas untuk Negeri, BRILink Mekaar Perluas Akses Keuangan Prasejahtera
-
Waspada Cuaca Ekstrem! Pergerakan Tanah Putus Akses Jalan Antardesa di Sukaresmi Cianjur