SuaraBogor.id - Dihadapan pendukungnya di Depok, Jawa Barat, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar mangatakan Indonesia milik Rakyat, bukan hanya milik satu atau dua keluarga.
Sentilan itu diduga ditujukan oleh Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin kepada keluarga Jokowi, lantaran sang anak Gibran Rakabuming Raka menjadi cawapres Prabowo.
Menurut capres yang diusung koalisi perubahan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar menegaskan jangan adalagi nepotisme dan kolusi di Republik Indonesia, karena Indonesia milik rakyat dan bukan hanya milik satu atau dua keluarga saja.
"Ingin tidak nepotisme hidup di negeri lagi, mau tidak hangky pangky hidup di negeri ini lagi, mau tidak hidup di era nepotisme kolusi seperti dulu?" tanya Anies, dikutip Suarabogor.id di lokasi acara, Sabtu, (28/10/2023).
Baca Juga: Jokowi Bermanuver, Pengamat Bongkar Penyebab PDIP Tak Kunjung Pecat Ayah Gibran
Menurut Anies, pasangan Amin bergerak bukan hanya untuk perubahan keluarga, tapi ingin mengembalikan kewarasan bernegara.
"Mengembalikan etika dalam bernegara, Negara ini adalah milik seluruh rakyat Indonesia, bukan satu dua keluarga, kita bekerja mengembalikan itu semua," tukas Anies.
Anies pun mengingatkan bahwa para pendiri Republik Indonesia yang semuanya terdidik, tapi mereka mendirikan republik ini bukan untik keluarganya, tapi untuk seluruh rakyat Indonesia.
"Setuju ikut mengembalikan, karena itunlah ajak tetangga, saudara dan keluarga," ucap Anies.
Hal tersebut dilakukan untuk menyindir putusan MK terbaru terkait batas usia capres dan cawapres dalam sidang uji materi Pasal 169 huruf q UU Nomor Tahun 2017 tentang Pemilu. Dimana diketahui pemohon uji materi adalah alumni Universitas Surakarta Almas Tsaqibbirru.
Baca Juga: Bahlil Lahadalia Ngaku Salah Soal Penundaan Pemilu, Jadi Tameng Pak Lurah?
Putusan itu menjadi sorotan masyarakat karena seolah memberi karpet merah bagi Wali Kota Solo Gibran Rakabuming untuk ikut kontestasi pilpres 2024 meski usianya masih 40 tahun.
Akhirnya Gibran pun menjadi cawapres Prabowo Subianto dan telah mendaftar ke KPU.
Kontributor: Rubiakto
Berita Terkait
-
Saat Elite PDIP dan Gerindra Beri Kabar Terbaru soal Rencana Pertemuan Megawati-Prabowo
-
Izinkan Mobil Dinas untuk Mudik, Wali Kota Depok Bisa Diperiksa dalam Kasus Korupsi
-
Karier dan Bisnis Najwa Shihab, Heboh Rumor Masuk Radar Kabinet Prabowo Gegara Sikap Diam
-
Merasa Yassierli Hingga Prabowo Dibohongi, Wamenaker Ngamuk Bakal Panggil dan Audit Aplikator Ojol
-
Ada Blocking dari Tamu Open House Jokowi dan Prabowo, Rocky Gerung: Kelihatan Siapa Masuk Geng Mana
Tag
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
Terkini
-
Kemarin Puncak Lumpuh Total! Macet Parah dari Gadog Sampai Cibodas
-
Ajak Warga Berlibur di Bogor, Rudy Susmanto Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan
-
Dilarang Berenang, Dua Wisatawan Bandung Tetap Nekat, Akhirnya Terseret Ombak Pantai Jayanti Cianjur
-
Sejarah Bogor dalam Lensa! Pameran Foto PFI Bogor Meriahkan Open House Bupati
-
Geram ke Kades Klapanuggal, Dedi Mulyadi: Kepala Desa Peminta THR Lebih Parah dari Preman