SuaraBogor.id - Gubuk tambang emas ilegal di Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dibakar oleh puluhan warga setempat baru-baru ini menjadi perhatian publik, lantaran viral di media sosial.
Peristiwa gubuk tambang emas ilegal di Jasinga dibakar itu berada di Desa Pangradin, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor.
Dalam video yang diterima Suarabogor.id, terlihat ratusan warga membakar gubuk yang dijadikan lokasi pengolahan emas ilegal yang dilakukan di tanah Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).
"Lihat gais warga paradin, marah besar karena gunungnya dirusak sama penambang emas ilegal. Lihat tempat-tempat saung gubuk pada dibakarin oleh warga," kata seseorang yang merekam video kejadian tersebut.
Orang itu menyampaikan bahwa pembakaran gubuk itu dilakukan pada 11 November 2023 lalu oleh 200 warga setempat.
"200 warga naik ke gunung untuk membakar tempat galian lubang emas ilegal gunung gede Pangradin. Warga resah mata airnya kotor, rusak, karena penambangan ilegal," papar dia.
Sementara, Kasi Humas Polres Bogor Iptu Desi Triana menyampaikan bahwa kejadian tersebut saat ini tengah ditangani oleh Satreskrim Polres Bogor.
"Masih dalam proses penanganan Satreskrim Polres Bogor penyelidikan dan pendalaman, kalau mau lebih jelas lagi boleh hubungi Kasatreskrim," papar dia.
Suarabogor.id sudah berusaha mengkonfirmasi kepada Kasatreskrim Polres Bogor. Namun, hingga berita ini dilansir, Kasatreskrim Polres Bogor belum memberikan keterangan.
Baca Juga: Tawuran Berujung Maut di Bogor Selatan, Dua Anggota Gengster Ditangkap Polisi
Kontributor : Egi Abdul Mugni
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
KPK Buka Suara, Tegaskan Tak Ada Operasi Tangkap Tangan di Kabupaten Bogor
-
Isu OTT Pejabat Pemkab Bogor Merebak, Sekda: Kami Masih Pantau Perkembangan
-
Tarif Parkir Tegar Beriman Cibinong Bakal Dievaluasi, Kadishub Bogor: Menyesuaikan Kebutuhan Warga
-
Tawarkan Promo Menarik, BRI KKB National Expo Ukir Rekor MURI di 131 Lokasi
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026