SuaraBogor.id - Hari ini Minggu (26/11/2023) warga Kota Depok akan melakukan aksi damai bela Palestina, Informasi yang didapat, sekitar 150 ribu orang akan memadati kawasan Grand Depok City atau GDC.
Untuk mengantisipasi kemacetan, Polres Metro Depok melakukan pengalihkan lalu lintas di Jalan Boulevard GDC. Kasatlantas Polres Metro Depok, Kompol Multazam mengatakan lalu lintas akan dialihkan.
"Bagi warga yang ingin ke Cilodong dari jalan Kartini, diharapkan menghindari jalan Boulevard GDC. Polantas Polres Metro Depok mengalihkan ke Jalan Siliwangi dan masuk ke Jalan KSU," katanya.
Begitupun sebaliknya. Kompol Multazam mengatakan jalan Boulevard GDC ditutup sejak pukul 06.00 sampai pukul 09.00.
Rekayasa lalulintas besok, akan dilakukan contraflow di GDC. Satu jalur ditutup karena digunakan untuk acara yaitu dari arah gerbang GDC menuju Cilodong.
Sedangkan satu jalur yang dipakai contraflow adalah jalur dari arah Cilodong menuju gerbag GDC. Penutupan jalur ruas GDC dilakukan jika situasi sudah tidak dapat dikendalikan.
“Rekayasa lalulintas kita gunakan sistem contraflow. Namun jika sudah terlewat padat maka terpaksa akan dilakukan penutupan sehingga pengendara diminta mencari jalur lain,” ungkapnya.
Dia mengimbau kepada massa yang ikut aksi bela Palestina di Depok untuk tertib memarkirkan kendaraan. Sehingga tidak ada kendaraan yang terparkir di pinggir jalan dan mengganggu arus lalulintas.
“Imbauan juga kepada massa untuk tertib memarkir kendaraan sehingga tidak terjadi penumpukan,” tukasnya.
Baca Juga: Punya Mimpi Tinggi, Pemkot Depok Target 2025 Tingkat Pengangguran Bisa di Bawah 6 Persen
Multazam juga meminta agar kendaraan berat sementara tidak melintas. Karena dikhawatirkan terjadi hal yang tidak diinginkan di tanjakan gerbang GDC hingga menyebabkan kemacetan nantinya.
“Kendaraan dengan beban berat jangan dulu melintas besok karena dikhawatirkan dapat mengganggu kelancaran lalulintas,” katanya.
Petugas kepolisian yang jaga hari ini akan disiagakan sekitar 300 personil dari Polres Depok. Ditambah lagi dari TNI, Dinas Perhubungan yang akan membantu pengaturan lalulintas serta relawan. Selain itu disediakan juga mobil derek sebagai antisipasi serta ambulans.
“Dari Polres Depok ada 300 personil. Dibantu oleh TNI, Dishub dan relawan. Ada 60 tenaga medis juga yang akan membantu,” pungkasnya.
Kontributor : Rubiakto
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang
-
20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor
-
Dini Hari Kelam di Cigudeg, Motor Trail Honda CRF Milik Warga Wargajaya Raib
-
Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor
-
Dugaan Keracunan MBG di Dramaga, Dua SMP Terapkan PJJ Selama Dua Hari