SuaraBogor.id - Ada fakta baru pada kasus polisi tembak polisi. Hal itu terungkap pada sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Cibinong, Kamis (25/1/2024) kemarin.
Pada sidang tersebut turut dihadirkan terdakwa Ifan Muhammad Saufoulah Pelpessy (IMS) dan Iqbal Gilang Dewangga (IG).
Dalam sidang polisi tembak polisi yang menewaskan Bripda ID, tiga orang saksi dihadirkan yakni Y Pandi (Ayah korban), Inosensia Antonia Tarigas (ibu korban) dan Claudia Tesa (pacar korban) yang dimulai pada pukul 16.18 WIB.
Kuasa hukum keluarga korban Bripda ID, Jajang mengatakan bahwa dari hasil pernyataan para saksi kepada Hakim, diketahui bahwa alm Bripda ID pernah mengeluh kesakitan.
“Korban sudah mengeluh dan pernah menunjukkan bekas lebam di bagian perut akibat di hajar seniornya semenjak bertugas di densus Rusun Polri Cikeas Bogor Jawa Barat,” kata Jajang saat dikonfirmasi.
Dalam kesempatan yang sama pula ayah korban menjelaskan bahwa pihak keluarga belum menerima hasil otopsi dari korban serta kepedulian secara langsung dari institusi terkait.
“Sangat di sesali dan di sayangkan belum ada bentuk kepedulian dan dukacita yang di tunjukkan oleh Institusi Polri khususnya Kadensus 88 Antiteror kepada keluarga Korban,” paparnya.
Oleh karena, itu diakhir persidangan ayah korban mengajukan sedikitnya dua permohonan kepada hakim untuk dikabulkan, untuk meminta keadilan atas kematian buah hatinya.
"Keterangan para saksi hari ini mengkonfirmasi bahwa sungguh-sungguh tidak ada dan tidak mungkin adannya unsur kelalaian terdakwa. Semua keterangan saksi menguatkan bahwa dugaan adanya tindak pidana kesengajaan dan pembunuhan berencana sudah cukup kuat,” ujar Jajang, dikutip dari Metropolitan -jaringan Suara.com.
Baca Juga: Kecelakaan Maut di Jalan Cinangneng, Pengendara Motor Tewas Setelah Tabrak Rumah Kosong
“Para saksi memohon agar majelis hakim untuk menghukum terdakwa seberat-beratnya” ungkapnya.
Sementara itu majelis hakim kembali menunda sidang, dan akan melanjutkannya proses persidangan pada Kamis 1 Februari 2024 mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
BRI Jalankan Buyback Saham, CAR Tetap Kuat di Level 22,86%
-
Listrik Jabodetabek Padam Bergilir
-
Wajib Tahu! Ini Tarif Resmi Tiket Masuk Kebun Raya Cibodas Sesuai PP Terbaru
-
Buntut Bocah Tewas di Jasinga, Polres Bogor Terjunkan Tim K9 Mabes Polri Buru Anjing yang Lepas
-
Triliunan Rupiah Mangkrak! 21 Ribu Motor Listrik Program Makan Gratis Menumpuk di Gudang Sentul