SuaraBogor.id - Umat Muslim saat ini tengah melaksanakan puasa Ramadan. Namun, masih banyak yang bertanya kenapa sering bau mulut saat berpuasa.
Dokter spesialis gigi dan penyakit mulut drg Rani Handayani menjelaskan penyebab itu. Menurut dia, penumpukan sisa makanan yang menempel pada gigi dan lidah dapat membusuk dan menyebabkan bau mulut saat berpuasa.
"Jika tidak membersihkan mulut dengan benar setelah sahur atau berbuka, sisa-sisa makanan yang menempel dapat menyebabkan bau mulut," kata drg Rani Handayani dikutip dari Antara.
Penyebab lain bau mulut saat berpuasa adalah dehidrasi karena tubuh tidak ada asupan cairan selama berjam-jam. Kondisi ini dapat menyebabkan penurunan produksi air liur, yang berfungsi sebagai pembersih alami dalam mulut.
"Ketika produksi air liur berkurang, kuman dan bakteri dalam mulut dapat berkembang biak dengan lebih mudah, menyebabkan bau mulut yang tidak sedap," ujar drg Rina yang bekerja di RS swasta di Tangerang Selatan.
Lalu, peningkatan konsentrasi asam yakni ketika tidak makan atau minum selama beberapa jam, PH mulut cenderung menjadi lebih asam.
"Lingkungan yang lebih asam ini dapat memicu pertumbuhan bakteri tertentu yang menghasilkan gas sulfur, yang berkontribusi pada bau mulut," kata dia dalam keterangannya.
Faktor lain adalah menurunnya aktivitas peristaltik atau gerakan usus yang membantu membersihkan sisa-sisa makanan dari mulut dan saluran pencernaan dapat menurun.
"Hal ini dapat menyebabkan penumpukan sisa-sisa makanan di mulut dan menyebabkan bau mulut," katanya.
Baca Juga: Jadwal Imsak 18 Maret 2024 Untuk Wilayah Cianjur dan Sukabumi
Sementara itu solusi untuk mengurangi bau mulut saat berpuasa dengan melakukan pemeriksaan gigi dan mulut ke dokter gigi sehingga dapat mengetahui potensi bau mulut yang disebabkan oleh gigi berlubang dan atau karang gigi.
Lalu cukupi kebutuhan cairan dengan minum air putih saat berbuka dan sahur. Hindari makanan dan minuman yang berbau tajam dan manis berlebihan. Perbanyakan konsumsi sayuran dan buah-buahan yang banyak mengandung air saat berbuka dan sahur.
Rutin menyikat gigi dan menyeka lidah dengan teknik yang tepat serta pemakaian odol sedikit busa. Pemakaian obat kumur dapat dilakukan, namun hindari obat kumur yang mengandung alkohol.
"Hindari merokok saat berbuka dan sahur serta dan hindari tidur dengan durasi lama saat berpuasa," katanya. [Antara].
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Lautan Manusia di Tugu Kujang, Dua Ambulans Terjebak Konvoi Kemenangan Persib di Bogor
-
Misteri Tragis Flyover Sholis Bogor, Alasan Korban Pamit Ngopi hingga Pelaku Diringkus
-
7 Fakta Pengejaran Pelaku Pembunuhan Wanita di Yasmin Bogor: Mobil Terguling hingga Sosok Korban
-
Pelaku Sudah Ditangkap, Kapolresta Bogor Kota Janji Bongkar Motif Pembunuhan
-
Mata Ditutup Kain dan Leher Disayat, Pelarian Pembunuh AAA Berakhir Tragis di Jalanan Bogor