SuaraBogor.id - Kasus bayi yang ditemukan dalam kardus di Desa Pasir Muncang, Caringin, Kabupaten Bogor mulai dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian.
Kali ini, Polsek Caringin bersama dengan Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Polres Bogor menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolsek Caringin AKP Ketut Laswarjana mengungkapkan, olah TKP merupakan bagian dari upaya untuk mencari tahu orang tua dari bayi yang ditemukan dalam kardus.
"Kami masih menyelidiki kasus ini guna mencari orang tua biologis sang bayi guna bertanggung jawab dan memberikan keterangan," kata Ketut.
Baca Juga: Diduga Gelapkan Mobil, Warga Kota Bogor Digugat Rekan Kerjanya
Ia menjelaskan laporan mengenai penemuan bayi berjenis kelamin laki-laki itu diterima Polsek Caringin pada Selasa (26/3) sekitar pukul 09.30 WIB dari masyarakat.
Kemudian, anggota Polsek langsung mendatangi lokasi penemuan bayi di Jalan Cipopokol berdampingan dengan tempat pembuangan sampah.
"Ditemukan oleh saudara Akmal, bayi tersebut ditemukan dalam kotak kardus yang sengaja disimpan oleh seseorang yang menggunakan sepeda motor pada pukul 02.00 WIB dini hari," ungkapnya.
Ketut menyebutkan bahwa Akmal sempat curiga kepada orang yang meletakkan kardus tersebut di dekat pembuangan sampah, karena langsung melarikan diri setelah menaruh kardus.
Kemudian, kata dia, Akmal langsung membawa bayi tersebut ke rumahnya dan kembali membawanya ke bidan di Desa Lemah Duhur sekitar pukul 05.00 WIB, untuk memeriksa kondisi tubuh bayi.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Bogor dan Sekitar 27 Maret 2024
"Tapi nahasnya bayi tersebut sudah meninggal dunia, lalu saudara Akmal dan Ibu Yanti kembali ke rumah untuk memandikan bayi tersebut dan dimakamkan pada jam 07.00 WIB dan melaporkan ke pihak Kepolisian Polsek Caringin," ujar Ketut. [Antara].
Berita Terkait
-
Hari Ini, Contraflow Diberlakukan di Tol Jagorawi Arah Puncak
-
Wajib Coba! Bakso Seuseupan, Ikon Kuliner Lebaran Bogor Sejak 1984
-
Kronologi Kades Klapanunggal Minta Jatah Rp165 juta ke Perusahaan Berkedok THR
-
Escape to Bogor: 7 Tempat Wisata Sejuk untuk Refreshing Saat Libur Lebaran
-
Viral Perangkat Desa di Bogor Diduga Minta Jatah THR Ratusan Juta ke Perusahaan
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
-
Donald Trump Resmi Umumkan Tarif Baru, Ekonomi Indonesia Terancam Kena Dampak!
Terkini
-
Kemarin Puncak Lumpuh Total! Macet Parah dari Gadog Sampai Cibodas
-
Ajak Warga Berlibur di Bogor, Rudy Susmanto Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan
-
Dilarang Berenang, Dua Wisatawan Bandung Tetap Nekat, Akhirnya Terseret Ombak Pantai Jayanti Cianjur
-
Sejarah Bogor dalam Lensa! Pameran Foto PFI Bogor Meriahkan Open House Bupati
-
Geram ke Kades Klapanuggal, Dedi Mulyadi: Kepala Desa Peminta THR Lebih Parah dari Preman