SuaraBogor.id - Hingga detik ini DPRD Kota Bogor, Jawa Barat masih menunggu hasil kaitan usulan tiga nama calon penjabat Wali Kota Bogor dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto mengatakan, pihaknya mengaku telah mengusulkan tiga nama calon ke Kemendagri sejak akhir tahun 2023.
Menurut dia, tiga nama tersebut diusulkan sebelum masa jabatan Wali Kota Bima Arya dan Wakil Wali Kota Dedie A. Rachim berakhir pada Desember 2023.
"Kalau berdasarkan surat usulan sebelumnya, kami mengusulkan tiga nama calon Penjabat Wali Kota Bogor, yaitu Sekda Kota Bogor Ibu Syarifah Sofiah, Kepala Rumah Tangga Istana Presiden Bogor Sekretariat Presiden Bapak Erwin Wicaksono, dan Direktur Angkutan Jalan Kementerian Perhubungan yang juga Plt. Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bapak Suharto," ujarnya.
Saat itu, kata Atang, sesuai surat dari Sekjen Kemendagri, DPRD Kota Bogor sudah menggelar sidang paripurna pengumuman berakhirnya masa jabatan wali kota dan wawali sekaligus mengirimkan surat usulan penjabat wali kota.
Namun, setelah ada keputusan MK yang digunakan ialah keputusan MK, yaitu masa jabatan wali kota dan wakil wali kota tidak jadi berakhir pada 31 Desember 2023, tetapi 20 April 2024.
"Jadi, saat ini prinsipnya kami menunggu arahan dari Kemendagri. Apakah perlu menggelar paripurna pengumuman akhir masa jabatan kembali atau tidak. Apakah perlu mengusulkan kembali penjabat wali kota atau tidak," jelasnya.
Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan sejauh ini sudah tidak ada lagi pembahasan tentang penjabat wali kota sehingga dirinya tinggal menunggu keputusan Mendagri menjelang masa akhir jabatan pada 20 April 2024.
"Nggak ada yang dibahas lagi. Kan semua sudah diajukan oleh DPRD, diajukan oleh pak gubernur, kita tinggal menunggu aja. Nggak ada apa-apa lagi," ujarnya.
Baca Juga: Masjid Agung Kota Bogor Diresmikan, Bima Arya Titip Pesan Penting, Apa Itu?
Bahkan, lanjutnya, nama penjabat wali kota sudah diproses sejak akhir 2023 dan sejauh ini tidak ada perubahan.
"Nggak ada perubahan. Kita tunggu saja. Mungkin salah satu dari nama-nama itu atau mungkin nama yang lain," ucapnya. [Antara].
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
BRI Jalankan Buyback Saham, CAR Tetap Kuat di Level 22,86%
-
Listrik Jabodetabek Padam Bergilir
-
Wajib Tahu! Ini Tarif Resmi Tiket Masuk Kebun Raya Cibodas Sesuai PP Terbaru
-
Buntut Bocah Tewas di Jasinga, Polres Bogor Terjunkan Tim K9 Mabes Polri Buru Anjing yang Lepas
-
Triliunan Rupiah Mangkrak! 21 Ribu Motor Listrik Program Makan Gratis Menumpuk di Gudang Sentul