SuaraBogor.id - Lonjakan pemudik terjadi pada H-2 Lebaran 2024 di jalur utama Cianjur, Jawa Barat. Menurut pihak kepolisian, memasuki malam, sejumlah titik di kota Cianjur terpantau terjadi antrean kendaraan.
Menurut Kapolres Cianjur, AKBP Aszhari Kurniawan, volume kendaraan dengan ciri khas mudik mengalami peningkatan pada petang hingga malam seperti yang terjadi pada H-3, sedangkan saat siang hari jumlah kendaraan masih terbilang normal.
"Pemudik khususnya yang menggunakan sepeda motor, memilih melakukan perjalanan pada malam dan pagi hari, sedangkan pemudik dengan roda empat mulai meningkat pada petang hingga malam dengan tujuan Bandung Barat dan seterusnya," kata Aszhari dikutip dari Antara.
Baca juga:
Pihaknya memprediksi puncak arus mudik yang melintas di jalur utama Cianjur, akan terjadi pada H-1 lebaran, sehingga berbagai upaya antisipasi terjadinya antrean kendaraan, pihaknya sudah menyiapkan sejumlah rekayasa arus, termasuk sistem satu arah.
Sedangkan tingginya volume kendaraan pemudik yang melintas saat malam hari, pihaknya mengimbau pemudik untuk lebih waspada dan berhati-hati terlebih saat melintas di jalur rawan terjadi kecelakaan seperti Ciloto-Puncak, Gebrong-Sukabumi dan Jalan Bandung Cianjur.
"Kontur jalan di kawasan Puncak dan Gekbrong hampir sama, menurun dan menanjak serta berbelok, sedangkan Jalan Raya Bandung-Cianjur kontur jalan lurus panjang," ungkap Aszhari.
Baca juga:
Tidak hanya waspada saat melintas di jalur rawan terjadi kecelakaan lalulintas, pihaknya juga meminta pemudik meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur rawan bencana dan pohon tumbang yang banyak terdapat di sepanjang jalur utama Cianjur.
Baca Juga: Wilayah Selatan Diserbu Pemudik Motor, Puncak Arus Mudik Diprediksi Hari Ini
Titik rawan banjir terdapat di Jalan Raya Ciherang-Cipanas tepatnya di Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, longsor di wilayah Cijedil, Kecamatan Cugenang, sedangkan pohon tumbang rawan terjadi di sepanjang jalur utama Cianjur mulai dari kawasan Pacet hingga Jalan Raya Bandung.
"Kami meminta pengendara atau pemudik yang melintas mematuhi anjuran petugas dan rambu serta papan penunjuk situasi yang banyak di pasang di sepanjang jalur utama Cianjur," katanya.
Berita Terkait
-
Wilayah Selatan Diserbu Pemudik Motor, Puncak Arus Mudik Diprediksi Hari Ini
-
Arus Mudik Lebaran 2024 Mulai Meningkat, Dishub Cianjur Lakukan Pengawasan Lewat CCTV
-
Jalur Puncak Minim Penerangan Polres Cianjur Berikan Alternatif Aman, Simak Selengkapnya!
-
Waspada Jalur Rawan Kecelakaan dan Bencana di Cianjur, Ini Daftarnya!
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Hery Gunardi Raih Best CEO, BRI Group Bawa Pulang Enam Penghargaan Internasional
-
Dorong Efisiensi Bisnis, BRI Perbarui Qlola dengan Tampilan yang Lebih Intuitif
-
BRI Siap Jadikan Potensi Emas Indonesia Kekuatan Ekonomi Nasional
-
KPK Buka Suara, Tegaskan Tak Ada Operasi Tangkap Tangan di Kabupaten Bogor
-
Isu OTT Pejabat Pemkab Bogor Merebak, Sekda: Kami Masih Pantau Perkembangan