SuaraBogor.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menginginkan Indonesia mampu menjadi negara dengan ekonomi syariah nomor satu di dunia.
Hal itu ia ungkapkan saat menghadiri Milad ke-46 Majelis Dakwah Islamiyah (MDI) di Pondok Pesantren Mama Bakry, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, Sabtu 1 Juni 2024.
Menurut dia target tersebut bisa tercapai dengan potensi banyaknya umat muslim dan Pondok pesantren yang tersebar di Indonesia.
Airlangga menyebut, jumlah 39,6 ribu Pondok pesantren di Indonesia itu mampu memaksimalkan ekonomi berbasis Inklusif.
"Pondok pesantren punya potensi besar dalam mendukung keuangan inklusif," kata Airlangga yang juga Ketua Harian Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI).
Sehingga, para pemilik Pondok pesantren harus mulai melihat potensi ini sebagai langkah menjalankan keuangan inklusif dengan memaksimalkan peran para santri.
"Tentunya adik-adik santri sebagai generasi muda mempunyai kesempatan di era digitalisasi ini. Jadi kita lihat potensi yang besar generasi muda ada 65 juta orang dan ini adalah potensi bonus demografi," lanjut dia.
Menurut dia, Pondok pesantren tidak hanya sebagai tempat para santri menimba ilmu, tapi juga bisa dijadikan tempat pemberdayaan para santri agar mulai melihat potensi ekonomi.
"Pesantren bukan hanya pendidikan dan pengajaran keagamaan tetapi juga tanggung jawab besar untuk pemberdayaan sosial ekonomi masyarakat,” tutup dia.
Baca Juga: Ratusan Warga Turun ke Jalan Tolak Pembangunan TPST Rumpin
Kontributor : Egi Abdul Mugni
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Lautan Manusia di Tugu Kujang, Dua Ambulans Terjebak Konvoi Kemenangan Persib di Bogor
-
Misteri Tragis Flyover Sholis Bogor, Alasan Korban Pamit Ngopi hingga Pelaku Diringkus
-
7 Fakta Pengejaran Pelaku Pembunuhan Wanita di Yasmin Bogor: Mobil Terguling hingga Sosok Korban
-
Pelaku Sudah Ditangkap, Kapolresta Bogor Kota Janji Bongkar Motif Pembunuhan
-
Mata Ditutup Kain dan Leher Disayat, Pelarian Pembunuh AAA Berakhir Tragis di Jalanan Bogor