SuaraBogor.id - Bakal calon bupati Bogor Sulhajji Jompa kembali melakukan safari politik, kali ini politisi Golkar itu menyambangi kediaman Rachmat Yasin.
Langkah yang dilakukan Sulhajji Jompa itu dilakukan usai menjalani fit and proper test di Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (20/6/2024).
Saat ini, Safari politik semakin intens dilakukan Sulhajji Jompa demi tujuan untuk menyamakan visi dalam membangun Kabupaten Bogor ke depan
"Saya silaturahmi dan berdiskusi untuk mendapat banyak masukan dari pa RY (Rachmat Yasin, sejak pilkada dipilih secara langsung beliau memiliki pengalaman memenangkan 3 kali Pilkada," kata dia.
Lebih lanjut Sulhajji juga mengatakan, tujuan dirinya bersilaturahmi bukan hanya soal kontestasi Pilkada Bogor saja, melainkan menyamakan soal arah pembangunan Bumi Tegar Beriman.
"Untuk membangun Bogor perlu kolaborasi banyak pihak, sehingga visi yang akan dibangun bisa direalisasikan," ucapnya.
Sekedar informasi, dua kader Partai Golkar Sulhajji Jompa dan Ade Ruhandi berebut rekomendasi dari partai untuk maju di Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Sulhajji usai menghadiri diskusi serial "Cetak Biru Kabupaten Bogor" yang diselenggarakan Lembaga Studi Visi Nusantara di Cibinong, Rabu, mengungkapkan hingga saat ini partai berlambang pohon beringin itu belum mengeluarkan rekomendasi.
Sehingga, ia menilai Ade Ruhandi alias Jaro Ade salah kaprah telah menganggap mendapatkan mandat dari partai untuk melenggang di Pilkada 2024.
Baca Juga: KPU vs Gunawan Hasan, Bawaslu Bogor Periksa 4 Orang, Siapa Saja?
"Sebenarnya bukan rekomendasi, yang ada surat tugas, jadi partai itu mengeluarkan penugasan untuk bekerja dan Jaro Ade menerima beban itu," kata Sulhajji.
Menurut dia, Partai Golkar bahkan belum mengeluarkan keputusan apapun untuk Pilkada pada November 2024.
"Kan itu baru mengeluarkan surat tugas. Kalau di dalam sebuah perjuangan ada orang yang ditugaskan tapi yang berjuang juga dibebaskan, kan enggak ga ada larangan untuk kebaikan untuk mengangkat citra partai," tuturnya.
Sulhajji menerangkan saat ini belum ada satupun partai yang telah mengeluarkan rekomendasi untuk bertarung di Pilkada Kabupaten Bogor.
Sementara, kader Partai Golkar lainnya Jaro Ade mengaku telah mendapatkan rekomendasi penugasan dari partai berwarna kuning tersebut.
"Termasuk yang terbaru, kita juga menerima dari PAN dan partai lain sedang berproses," ujar Jaro.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja
-
Dari Nasi Goreng Kecombrang Hingga Americano Peach, Kuliner Berkelas Hadir di Beanfinity
-
Pemkab dan DPRD Bogor Sepakati KUA-PPAS 2027, Proyeksi Belanja Capai Rp14,5 Triliun