SuaraBogor.id - Dua unit bus listrik bantuan dari pemerintah Provinsi Jawa Barat segera beroperasi dalam waktu dekat di Kabupaten Bogor. Hal itu diungkapkan Penjabat Bupati Bogor Asmawa Tosepu.
Menurutnya, bus listrik itu akan melayani di kawasan perkotaan Kabupaten Bogor. "Bus listrik yang akan melayani di kawasan perkotaan Kabupaten Bogor," ujarnya, dilansir dari Antara (25/9/2024).
Saat ini Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor sedang melakukan kajian mengenai sarana hingga utilitas pendukung untuk operasional bus listrik di rute Sirkuit Sentul-Pakansari-Bojonggede.
Kepala Dishub Kabupaten Bogor Agus Ridhallah mengungkapkan awalnya ia mengajukan bantuan sebanyak sembilan unit bus listrik untuk digunakan sebagai layanan Bus Rapid Transit (BRT) di Kabupaten Bogor.
Menurut Agus, upaya pendirian koridor bus listrik tersebut adalah untuk mengurai kemacetan yang sering terjadi di Kabupaten Bogor dan membiasakan masyarakat beralih ke angkutan massal.
"Ini untuk angkutan massal sebagai upaya mengurai kemacetan dan efisiensi warga karena itu mobil listrik. Selain mengurai macet juga meminimalkan biaya transportasi," ujar Agus.
Semula, bantuan bus listrik tersebut akan direalisasikan pada tahun 2023 melalui APBD Perubahan Pemprov Jawa Barat. Namun, bantuan tersebut urung dilakukan.
Agus juga mengaku belum mengetahui pasti berapa anggaran yang digelontorkan Pemprov Jawa Barat jika pengajuan tersebut direalisasikan.
"Mudah-mudahan tahun ini ya rencana tersebut bisa direalisasikan," tuturnya.
Baca Juga: Pesta Seks di Wisma Bahagia Bogor Dibongkar, 8 Orang Diamankan
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Rumah Susanah yang Diklaim Prabowo Pengupas Bawang Mendadak Dipasang Garis Polisi
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
Terkini
-
Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
HUT ke-81 RI, BRI Perluas Dampak Ekonomi Lewat 8 Kontribusi bagi Negeri
-
Nama Disebut di Pidato Kenegaraan, Realitas Hidup Susanah Tetap Bertumpu Pada Upah Rp700
-
Disebut Pengupas Bawang oleh Prabowo, Susanah Ternyata Penjahit Lap dan Pencuci Ompreng SPPG
-
Baru Jadi Dirusak Tangan Jahil, Mural Kemerdekaan Bawah Flyover Cileungsi Jadi Korban Vandalisme