SuaraBogor.id - Aksi kekerasan terjadi di Kota Bogor, Jawa Barat yang dilakukan seorang pengamen kepada penumpang angkutan kota (Angkot) di Kota Hujan belum lama ini.
Saat ini seorang pengamen berinisial D ditangkap polisi lantaran terlibat dalam aksi kekerasan di angkot 02 jurusan Laladon - Alun-alun Kota Bogor pada Sabtu, 22 Februari 2025.
Kejadian kekerasan yang sempat viral di media sosial ini dilaporkan berlangsung di kawasan Jalan Ir Juanda, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, pada Jumat, 21 Februari 2025.
Kapolsek Bogor Tengah, Kompol Agustinus Manurung, mengungkapkan bahwa pelaku berhasil ditangkap dalam waktu kurang dari 24 jam, di rumahnya yang terletak di Babakan Pasar, Bogor Tengah, sekitar pukul 17:30 WIB.
"Ya, kami berhasil menangkap pelaku di kediamannya pada sore hari, kurang dari satu hari setelah kejadian," ujar Kompol Manurung dilansir dari Metropolitan - jaringan Suara.com.
Namun, pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut mengenai proses penangkapan tersebut. "Saat ini kami masih memeriksa pelaku, informasi lebih lanjut akan kami sampaikan nanti," tambahnya.
Pengamen Viral di Bogor
Sebelumnya, aksi kekerasan yang dilakukan oleh pelaku sempat mengguncang media sosial. Dalam video yang beredar, terlihat seorang pria mengenakan pakaian hitam yang naik ke angkot dan mulai mengintimidasi penumpang di bagian depan angkot.
Seorang penumpang perempuan yang berada di belakang angkot terdengar menjerit ketakutan karena pria tersebut berniat melakukan kejahatan.
Baca Juga: Akhir Pelarian Pembunuh di Bogor, Polisi Tangkap Tersangka di Jakarta
"Abang di belakang ada anak kecil," teriak seorang penumpang yang mencoba memperingatkan pelaku.
Namun, teriakan tersebut tidak membuat pelaku gentar. Setelah itu, dia turun dari angkot dengan memberikan tendangan kepada salah satu penumpang.
Olga (22), salah satu saksi yang berada di dalam angkot, menceritakan kronologi kejadian. Ia mengatakan bahwa ia bersama keluarganya baru saja menaiki angkot setelah berkunjung ke Mal BTM.
Saat tiba di Pos Dishub dekat BTM, ia menyadari ada tiga orang yang mengintai untuk naik ke angkot yang ia tumpangi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
BRI Bagikan Total Dividen Rp52,1 Triliun, Termasuk Interim Rp137 per Saham
-
Sentil UI dan IPB, Peneliti TII Tegaskan Candaan Seksis di Grup Chat Bisa Dipidana
-
Ketua DPRD Kota Bogor Ikuti KPPD di Akmil Magelang, Siap Wujudkan Swasembada & Kemandirian Daerah
-
Siapkan Pusat Ekonomi Baru, Bupati Rudy Susmanto Dorong Jalur KRL hingga Jasinga