SuaraBogor.id - Demi percepatan penanganan akses terputus di Desa Tajur, Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengeluarkan dana pribadi.
Aksi nyata yang dilakukan Rudy Susmanto ini adalah bentuk kepeduliannya kepada masyarakat Bogor, khususnya warga Citeureup dan Sukamakmur.
Hal tersebut terungkap saat Rudy meninjau pekerjaan pembangunan jembatan bailey atau jembatan darurat di lokasi akses terputus, Jalan Citeureup-Sukamakmur, Minggu (2/3/2025).
Saat itu tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Bogor sedang mendirikan satu lajur jembatan bailey tepat di atas jembatan yang amblas lantaran terbawa arus sungai.
Namun Rudy menilai satu lajur jembatan bailey tidak cukup, karena lalu lintas di jalan tersebut cukup sibuk. Terlebih jalur ini merupakan jalan utama penghubung antara Kecamatan Citeureup dan Kecamatan Sukamakmur.
Sehingga ia meminta kepada jajaran Dinas PUPR Kabupaten Bogor untuk menambah satu lajur jembatan bailey tanpa memusingkan ketersediaan anggaran dari APBD Kabupaten Bogor.
"Boleh jujur ya, tadi saya ngomong 'saya kasih duit hari ini, beresin'," kata Rudy usai meninjau pembangunan jembatan bailey.
Rudy memastikan satu lajur jembatan bailey yang sedang dalam proses pemasangan tahap akhir mulai dapat dilintasi kendaraan roda empat pada hari ini. Sedangkan satu lajur lagi diharapkan dapat selesai kurang dari satu pekan.
"Untuk satu lajur sebenarnya hari ini selesai. Tapi kita mengharapkan dua lajur, karena lalu lintasnya cukup padat, tadi truk juga lewat sini, mobil juga lewat sini," ujar mantan ajudan Presiden Prabowo Subianto itu.
Baca Juga: Bupati Bogor Temukan Pendangkalan Sungai, Penyebab Utama Banjir Cijayanti
Ia menargetkan dua lajur jembatan bailey ini segera rampung. Agar tidak terjadi antrean kendaraan saat masyarakat hendak bersilaturahmi pada momentum Idul Fitri 1446 Hijriah/2025.
Untuk penanganan jangka panjang, Rudy memastikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menganggarkan pembangunan jembatan permanen pada APBD Perubahan 2025 atau APBD 2026.
"Bukan hanya jembatan ini, tadi kita sebelum menuju ke arah sini ada jembatan putus namanya jembatan Tajur, itu putusnya di tahun 2024 seharusnya sudah ditangani di 2025. Tapi saya menanyakan dari postur APBD 2025 belum ada. Kita upayakan semua tuntas," ucap Rudy.
Akses terputus di Desa Tajur yang diakibatkan jembatan amblas ini terjadi pada Kamis (27/2) sore dikarenakan aliran Sungai Cipicung meluap saat kondisi hujan deras.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor M Adam Hamdani menjelaskan jembatan di Desa Tajur ini terbawa arus sungai saat aliran meluap.
"Dikarenakan hujan deras dengan intensitas yang lama sehingga air Sungai Cipicung naik dan membuat jembatan ambruk terbawa arus air sungai," kata Adam.
Berita Terkait
-
Bupati Bogor Temukan Pendangkalan Sungai, Penyebab Utama Banjir Cijayanti
-
Bogor Berseka! Bupati Rudy Susmanto Ajak ASN Bersihkan Lingkungan Kerja Sambut Ramadhan
-
Bupati Bogor Siapkan Rotasi Jabatan ASN, Rudy Susmanto: Kita Lihat Setelah dari Magelang
-
Akses Warga Tajur Citeureup Lumpuh Akibat Jembatan Amblas, Bupati Bogor Siapkan Solusinya
-
Jalan Citeureup-Sukamakmur Amblas Diterjang Banjir, Akses Lumpuh
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
5 Rekomendasi Sepeda Terbaik untuk Bapak-Bapak di 2026 Lengkap dengan Harganya
-
DPMD Bongkar Data! 14 Kades di Bogor Terjerat Masalah Hukum, Ini Daftarnya
-
Dituduh Jual Es Palsu, Kakek Penjual Es Kue Asal Bogor Diduga Dianiaya: Ditonjok Hingga Dibanting
-
Peduli pada Keberlangsungan Pendidikan, Relawan BRI Bersihkan Sejumlah Sekolah di Aceh Tamiang
-
3 Spot Wisata Alam 'Aesthetic' di Bogor Barat yang Cocok Buat Healing Tipis-Tipis