SuaraBogor.id - Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengundang seluruh kepala daerah di Provinsi Jawa Barat untuk menghadiri pertemuan di Kabupaten Bogor pada Kamis (13/3). Pertemuan ini bertujuan untuk membahas berbagai persoalan kewilayahan yang memerlukan koordinasi lintas daerah.
Dalam keterangannya di Cibinong pada Rabu, Rudy menyebutkan bahwa acara yang akan digelar di Komplek Perkantoran Pemkab Bogor, Cibinong, tersebut juga dijadwalkan dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, serta beberapa menteri Kabinet Merah Putih.
"Jika tidak ada perubahan, beberapa menteri juga akan hadir, bersama seluruh bupati dan wali kota se-Jawa Barat. Selain membahas isu-isu kewilayahan, acara ini juga menjadi ajang silaturahmi sekaligus buka puasa bersama," ujarnya.
Menurut Rudy, sinergi antarwilayah menjadi kunci utama dalam menyelesaikan berbagai permasalahan, termasuk dalam penanganan bencana yang membutuhkan koordinasi dari hulu ke hilir.
Sebelumnya, ia telah mengadakan pertemuan dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, serta Wali Kota Depok, Supian Suri, di Bekasi pada Jumat (7/3). Pertemuan ini berfokus pada penanganan banjir akibat luapan Sungai Cikeas dan Sungai Cileungsi.
Diskusi yang dilakukan menekankan perlunya penanganan banjir secara menyeluruh dan berkelanjutan, mengingat kedua sungai tersebut bermuara di Bojongkulur, Kabupaten Bogor, yang baru-baru ini mengalami banjir besar.
Rudy menegaskan bahwa solusi banjir harus dilakukan secara komprehensif agar kejadian serupa tidak terus berulang. Oleh karena itu, penting bagi masing-masing daerah untuk memahami dan menjalankan pembagian kewenangan dengan jelas.
Pemkab Bogor sendiri akan berfokus pada pengelolaan Sungai Cileungsi dan Sungai Cikeas yang melintasi wilayah Bojongkulur, serta upaya pengelolaan kawasan Puncak untuk mengurangi risiko bencana.
"Kita juga membahas kolaborasi dengan Pemkot Bekasi dan berharap Pemprov DKI Jakarta memiliki pemahaman yang sama dengan kita. Semua pihak harus bekerja sama agar masalah ini dapat diselesaikan dengan baik," kata Rudy. [Antara].
Baca Juga: Warga Gunung Putri Bogor Ahli Mitigasi Bencana Versi Bima Arya
Tag
Berita Terkait
-
Warga Gunung Putri Bogor Ahli Mitigasi Bencana Versi Bima Arya
-
BMKG: Hari Ini Wilayah Bogor dan Depok Alami Hujan Ringan
-
Warga Bogor Hati-Hati, Minyak Kita Palsu Beredar di Pasaran
-
Penipuan Takaran Minyak Kita Terbongkar, Pelaku Raup Untung Ratusan Juta
-
Pemkab Bogor: Izin Eiger Adventure Land di Puncak Bogor Dikeluarkan Kementerian Kehutanan
Terpopuler
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
- Ayahnya Dicopot dari Menkeu, Anak Purbaya Singgung Bawahan Korup: Pensiun Aja dari Politik
Pilihan
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
Terkini
-
IPB University dan BRIN Luncurkan Innobridge, Perkuat Kolaborasi Riset dan Inovasi
-
KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN
-
Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung
-
KPK Tak Bidik Latar Belakang Politik Fahd El Fouz di Kasus Korupsi ATR/BPN
-
OTT Ke-20 KPK Terkait HGB Bogor: Seret Pejabat BPN, Eks Bupati Kebumen, dan Bos Summarecon