SuaraBogor.id - Kawasan Depok Lama di Kota Depok, Jawa Barat, masih menyimpan jejak sejarah kolonial Belanda yang kental.
Berbagai bangunan tua peninggalan masa kolonial tetap berdiri kokoh meskipun telah berusia ratusan tahun.
Bangunan-bangunan ini tidak hanya menjadi saksi sejarah, tetapi juga memiliki nilai arsitektur khas era kolonial yang unik.
Di Jalan Pemuda, Jalan Kartini, Siliwangi, Mawar, Kenanga, hingga Kamboja, masih dapat ditemukan rumah-rumah dengan ciri khas kolonial, seperti halaman luas dan jendela besar menjulang tinggi.
Selain itu, di Jalan Kartini terdapat tiang telepon peninggalan Belanda yang telah berdiri sejak tahun 1900. Sayangnya, banyak warga yang belum mengetahui nilai sejarahnya.
Agus, salah satu warga Depok yang telah puluhan tahun tinggal di kawasan tersebut, mengaku baru mengetahui bahwa tiang telepon tersebut merupakan peninggalan Belanda.
"Baru tahu sekarang kalau tiang telepon ini peninggalan zaman Belanda," ujarnya.
Di sisi lain, beberapa bangunan bersejarah terlihat kurang terawat, seperti bekas Rumah Sakit Harapan Depok, yang sebelumnya merupakan Istana Kepresidenan Depok sebelum Indonesia merdeka.
Tak hanya rumah dan fasilitas umum, Depok Lama juga memiliki gereja tertua yang masih aktif digunakan sejak dibangun pada tahun 1854.
Baca Juga: Jadwal Imsakiyah Bogor 20 Maret 2025: Persiapan Puasa Hari Ke-20
Salah satu ikon bersejarah lainnya adalah Jembatan Panus yang membentang di atas Sungai Ciliwung, menghubungkan Kecamatan Pancoran Mas dan Sukmajaya.
Dibangun pada tahun 1917 oleh insinyur Andre Laurens, jembatan ini dulunya merupakan penghubung utama antara Batavia (Jakarta) dan Bogor.
Nama "Panus" sendiri berasal dari Stevanus Leander, seorang warga Belanda yang dulu tinggal di sekitar jembatan.
Pemerintah Kota Depok berencana menjadikan Depok Lama sebagai kawasan cagar budaya. Wali Kota Depok Supian Suri dan Wakil Wali Kota Chandra Rahmansyah mengumumkan bahwa bangunan bersejarah di kawasan ini akan mendapatkan insentif berupa pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Pemkot juga akan merevitalisasi Depok Lama agar bisa menjadi destinasi wisata sejarah. Dengan langkah ini, Kota Depok diharapkan memiliki identitas budaya yang lebih kuat dan mampu menarik wisatawan.
Sejarawan mencatat bahwa Depok memiliki hubungan erat dengan sejarah kolonialisme Belanda. Bahkan, masih dikenal istilah "Belanda Depok", yang merujuk pada keturunan 12 marga yang diwariskan oleh Cornelis Chastelein, seorang pejabat VOC yang memberikan kebebasan dan hak kepemilikan tanah kepada para budaknya pada abad ke-18.
Sejarah Depok Lama juga menjadi perhatian Universitas Indonesia (UI), IPB University, dan Universitas Trisakti. Bersama lembaga luar negeri seperti Heritage Hands-On dan Rijksdienst voor het Cultureel Erfgoed (RCE) Belanda, mereka menerbitkan buku berjudul "Menyingkap Potensi Aset Bersejarah Depok Lama".
Berita Terkait
-
Jadwal Imsakiyah Bogor 20 Maret 2025: Persiapan Puasa Hari Ke-20
-
Catat! Ini Jadwal Imsakiyah Bogor Selasa 18 Maret 2025
-
Langgar Aturan Ramadan, THM di Bogor Selatan dan Barat Disita Mirasnya
-
Jangan Lewatkan Waktu Sahur, Ini Jadwal Imsakiyah Bogor Senin 17 Maret 2025
-
Kronologi Pemukulan Airsoft Gun di Bogor, Berawal dari Bangunkan Sahur
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
Terkini
-
Buntut Pelayanan Buruk, DPRD Kabupaten Bogor Desak Dinkes Evaluasi Puskesmas Cisarua
-
ART di Kota Wisata Bogor Tewas Disiksa Rekan Kerja, Disiram Air Panas Gara-Gara Charger Jam Tangan
-
Libur Panjang Akhir Mei, Okupansi Hotel di Puncak - Cipanas Tembus 70 Persen
-
Melayat ke Cikeas, Jenderal Maruli Kenang Ryamizard Ryacudu Sebagai Guru Terbaik
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin