SuaraBogor.id - Satlantas Polresta Bogor Kota mengungkap kronologi kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa seorang pelajar di Jalan Sholeh Iskandar (Sholis), Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, pada Kamis pagi, 24 April 2025.
Kecelakaan tersebut melibatkan sebuah sepeda motor Honda Spacy yang dikendarai oleh dua pelajar kakak-beradik, serta satu unit truk Hino Flatdeck yang saat itu sedang terparkir di badan jalan.
Kronologi Kejadian
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Bogor Kota, AKP Santi Marintan, menjelaskan bahwa insiden terjadi sekitar pukul 06.40 WIB. Saat itu, sepeda motor yang ditumpangi kedua korban melaju dari arah Yasmin menuju Kayumanis.
“Ketika melintas, diduga pengendara mengalami oleng ke kiri, hilang kendali, dan kemudian menabrak bagian kanan belakang truk Hino Flatdeck yang sedang terparkir di badan jalan,” ujar AKP Santi.
Penyebab pasti kendaraan mengalami oleng masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
“Kami masih mendalami penyebab pasti kecelakaan ini. Saat ini proses penyelidikan masih berlangsung,” tambahnya.
Korban Kecelakaan
Akibat kecelakaan tersebut, sang kakak yang merupakan siswa SMA meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju RSUD Kota Bogor, sementara adiknya, yang masih duduk di bangku SMP, mengalami luka ringan.
Baca Juga: Rudy Susmanto Pamer 'Kartu AS' 100 Hari Kerja, Siap Umumkan ke Publik!
“Korban meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit. Saat ini adiknya masih dirawat di RSUD Kota Bogor,” kata AKP Santi.
Pihak kepolisian juga menyebutkan bahwa kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan. Proses evakuasi dan penanganan terhadap korban serta kendaraan yang terlibat telah dilakukan.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berkendara, terutama pada pagi hari ketika kondisi jalan masih ramai dan padat aktivitas.
Sebelumnya, Seorang pelajar meninggal dunia dengan keadaan mengenaskan. Peristiwa itu terjadi saat pelajar yang mengendaraai kendaraan itu terlibat kecelakaan di Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor pada Kamis 24 April 2025.
Kecelakaan itu melibatkan pengendara motor bermerk Spacy yang dikendarai pelajar dan satu unit truk.
Melansir dari Metropolitan - jaringan Suara.com, salah satu saksi, Saepul (24) mengatakan, kendaraan bermotor yang dikendarai oleh pelajar tersebut menabrak truk kontainer pada bagian belakangnya.
"Kayanya nabrak bagian belakang truk, soalnya posisi dia tu di bekalangnya bagian sein (truk kontainer)," kata Saepul.
Atas kecelakaan lalu lintas tersebut, satu orang pelajar meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Waktu liat mah udah ngegeletak di jalan, darahnya berceceran. Terus ada anak cowo pake baju pramuka, dia nangis-nangis gatau siapa," jelasnya.
Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polresta Bogor Kota, AKP Santi Marintan mengungkapkan, saat ini pihaknya sedang menangani insiden tersebut.
Untuk korban sendiri langsung di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor.
"Mohon waktu kronologisnya, anggota masih di RSUD," singkatnya.
Belum diketahui pasti penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas tersebut.
Informasi Tambahan Destinasi Wisata Anti Macet di Bogor
Kawasan Puncak Bogor menjadi destinasi wisata nasional yang digemari oleh para pengunjung karena keasrian alam dan kesejukan udaranya.
Meski bermacet-macetan, para wisatawan rela menghabiskan waktunya demi menghirup udara segar yang tak ditemukan di Jakarta.
Namun, bagaimana jika udara segar dan keasrian alam itu didapatkan tanpa perlu bermacetan di Puncak? Tentu ini akan menjadi alternatif wisata orang-orang kota untuk mengurangi waktu yang membosankan ketika bermacetan.
Tidak banyak yang tau, destinasi wisata di Kabupaten Bogor ternyata bukan hanya Puncak yang menyuguhkan wisata alam yang Instagramable dan membuat nyaman pengunjungnya.
Para wisatawan tidak perlu khawatir adanya pungutan liar yang terkenal di Kabupaten Bogor, berikut destinasi wisata alam alternatif, tanpa macet dan pungli:
1. Gunung Salak Endah (GSE) TNGHS
Wisata Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) jalur Gunung Salak Endah (GSE) menjadi urutan pertama wisata alternatif selain Puncak.
Pengunjung akan disuguhkan dengan pemandangan pedesaan yang indah di atas Bukit saat hendak memasuki gerbang TNGHS jalur GSE atau Lokapurna.
Pengunjung tidak perlu khawatir adanya kemacetan mengular seperti di Puncak. Tak hanya itu, pengelolaan GSE, Darul Dinar bahkan memastikan tidak ada pungli di Jalur Lokapurna. Pengunjung hanya membayar masuk gerbang dan destinasi wisata alam yang akan dipilih.
"Pengunjung hanya membayar uang masuk gerbang dan membayar destinasi wisata yang diinginkan. Saya pastikan tidak ada pungli, pembayaran sesuai dengan peraturan yang berlaku," jelas dia.
Selain menikmati alam, para pengunjung yang hendak bermalam juga bisa memesan atau memboking penginapan yang terjangkau di kawasan GSE itu.
"Harganya mulai dari Rp300 untuk satu kamar hingga Rp7 juta untuk acara ramai seperti family gathering," jelas dia.
2. Lembah Cipanas Kepala 3, Ciasmara Pamijahan
Masih di Kecamatan Pamijahan, Destinasi wisata alam lainnya yakni Lembah Cipanas Kelapa 3 di desa Wisata Ciasmara yang menyuguhkan pemandangan indah dan camping lebih nikmat.
Bagaimana tidak, wisatawan bisa berkemah di hadapan gemercik air sungai dengan pemandangan sawah yang hijau khas perkampungan desa.
Destinasi wisata ini juga menyuguhkan pemandian air panas. Di tengah dinginnya cuaca Bogor, mandi air panas menjadi solusi menikmati kuasa tuhan.
Harga tiket masuk untuk yang camping saat weekend dikenakan biaya sebesar Rp 35.000, weekday Rp 30.000, tidak camping Rp 20.000 , dan tiket parkir kendaraan Rp 5.000.
3. Destinasi Wisata Lainnya
Jika kamu hanya butuh meresfresh pikiran dari pekerjaan-pekerjaan dan tidak ingin bermalam, Kabupaten Bogor menyediakan banyak lokasi untuk sekedar menghirup udara segar.
Bagi pengunjung dari Jakarta dan sekitarnya, para wisatawan bisa mengunjungi puluhan destinasi wisata yang berada di Sentul. Namun, para pengunjung disarankan untuk mencari tahu terlebih dahulu apakah destinasi wisata yang hendak dikunjungi itu rawan pungli atau tidak.
Sebab, meski banyak destinasi wisata alam yang sejuk, tidak sedikit pengunjung kapok karena banyak oknum yang melakukan pungli kepada wisatawan.
Berita Terkait
-
Rudy Susmanto Pamer 'Kartu AS' 100 Hari Kerja, Siap Umumkan ke Publik!
-
Innalillahi... Pelajar Tewas Mengenaskan Tabrak Truk di Jalan Bogor
-
Antisipasi Korupsi, Pemkab Bogor Gandeng Kejari dalam MoU Pencegahan Hukum
-
Lalai dalam Kerja? 3 Pekerja Tewas Tersetrum Saat Pasang Tiang Wifi di Cibinong, Polisi Turun Tangan
-
3 Petugas WiFi Tewas Tersetrum di Cibinong Saat Pasang Jaringan Dini Hari
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
5 Rekomendasi Sepeda Stylish dan Nyaman untuk Ibu-Ibu Modern
-
Masuk ke Dunia Satwa Liar Lewat Immerzoa, Daya Tarik Baru Museum Zoologi Bogor yang Wajib Dikunjungi
-
Tampil Mewah di Bawah Rp5 Juta, Rekomendasi Sepeda Premium Ramah di Kantong
-
Indra Lesmana Berharap Jazz Hujan Jadi Ikon Baru Kebanggaan Masyarakat Bogor
-
Bukan Sekadar Konser, Jazz Hujan Tawarkan Pengalaman Musik yang Personal dan Emosional