SuaraBogor.id - Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu seberat hampir satu kilogram berhasil digagalkan petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar. Dua pria asal Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tertangkap saat berusaha membawa barang haram tersebut menuju Jakarta melalui jalur udara.
Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Heri Purwono, mengungkapkan bahwa penangkapan kedua pelaku dilakukan pada Jumat pagi, 25 April 2025, sekitar pukul 05.30 WIB. Saat itu, petugas Avsec tengah melakukan pemeriksaan rutin terhadap penumpang Batik Air dengan nomor penerbangan ID 6899 tujuan Banda Aceh–Jakarta.
“Petugas curiga dengan sepasang sandal yang dipakai kedua tersangka. Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, ditemukan empat bungkus sabu-sabu dengan berat total mencapai 900 gram yang disembunyikan dalam alas sandal tersebut,” kata Kapolresta dalam konferensi pers, Rabu (30/4).
Kedua pelaku yang ditangkap adalah AP (35) dan DT (44), yang diketahui berasal dari wilayah Kabupaten Bogor. Mereka diduga kuat berperan sebagai kurir narkoba yang bertugas membawa sabu dari Aceh ke Jakarta.
Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, kedua tersangka diketahui tiba di Banda Aceh pada Kamis, 24 April 2025, melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Setibanya di Aceh, mereka melanjutkan perjalanan darat menggunakan mobil travel Hiace menuju Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya.
Di sana, mereka bertemu dengan seorang pria berinisial J, yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Dari J-lah mereka menerima paket sabu yang nantinya akan dibawa kembali ke Jakarta.
“Tersangka AP dan DT mendapat perintah dari seseorang berinisial K, juga DPO, untuk membawa sabu-sabu tersebut ke ibu kota. Jika berhasil, AP dijanjikan bayaran sebesar Rp7,5 juta, sementara DT akan mendapatkan Rp5 juta,” ujar Kapolresta.
Lebih lanjut, Kombes Pol Joko mengungkapkan bahwa ini bukan kali pertama AP terlibat dalam kasus penyelundupan narkotika. Pada Desember 2024, ia disebut pernah membawa sabu dengan modus yang sama, yakni disembunyikan dalam sandal. Berbeda dengan AP, tersangka DT baru kali ini terlibat.
Polresta Banda Aceh saat ini masih memburu dua orang yang diduga sebagai aktor utama di balik operasi ini, yakni J dan K. Penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan oleh Satuan Reserse Narkoba untuk mengungkap jaringan lebih luas.
Baca Juga: Diduga Balas Dendam, Viral Anak Kades Klapanunggal Aniaya Warga yang Kritik Kasus Pungli THR Ayahnya
Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan pasal berlapis dari Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yakni Pasal 112 ayat (2), Pasal 114 ayat (2), dan Pasal 115 ayat (1). Mereka terancam hukuman maksimal, mulai dari penjara seumur hidup hingga pidana mati, serta denda hingga Rp10 miliar.
“Proses penyidikan telah berjalan. Surat pemberitahuan dimulainya penyidikan telah kami kirimkan kepada Kejaksaan Negeri Aceh Besar pada tanggal 28 April 2025,” pungkas Kombes Pol Joko Heri Purwono.
Informasi Tambahan
Penyalahgunaan narkoba di Bogor, baik di kota maupun kabupaten, menunjukkan tren yang mengkhawatirkan dengan peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Data dari Polres Bogor mencatat bahwa pada tahun 2024, sebanyak 423 tersangka kasus narkoba berhasil ditangkap, meningkat tajam dari 281 orang pada tahun sebelumnya. Barang bukti yang disita mencakup 26 kg ganja, 2,6 kg sabu, 7,4 kg tembakau sintetis, serta lebih dari 61.000 butir obat keras tertentu dan psikotropika.
Di wilayah Kota Bogor, dalam kurun waktu satu bulan terakhir, Satuan Narkoba Polresta Bogor Kota berhasil mengungkap 23 kasus narkoba dengan 27 tersangka. Barang bukti yang disita meliputi lebih dari 110.000 butir obat keras dan 451 butir psikotropika.
Berita Terkait
-
Diduga Balas Dendam, Viral Anak Kades Klapanunggal Aniaya Warga yang Kritik Kasus Pungli THR Ayahnya
-
Mayday Adem Ayem di Bogor! Buruh Pilih Tak Demo, Ketua Tripartit Ungkap Alasannya
-
Bukan Kaleng-Kaleng! Mahkota Tugu Pancakarsa Bogor Hampir Setengah Miliar, Ini Alasannya
-
Hasil Sidak Disdagin Bogor: Lotte Grosir Bersih, Indo Grosir Sempat Jual Produk Babi
-
Sempat Beredar Marshmallow Mengandug Babi di Cibinong, Bupati Bogor Tak Temukan Saat Sidak
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Bupati Bogor Tebar Bendera Merah Putih Hingga ke Pelosok Desa
-
Nekat Jual Tramadol Tanpa Izin di Bogor? Siap-siap Dipenjara 12 Tahun dan Denda Rp5 Miliar
-
Topang Sektor Riil, BRI Sambut Positif Kebijakan Penempatan Dana SAL Pemerintah
-
Ratusan Bangunan Liar di Cianjur Ditertibkan