Para siswa menjalani pelatihan selama 14 hari di barak militer, seperti Resimen Artileri Medan 1 Sthira Yudha di Kabupaten Purwakarta, dengan rutinitas yang mencakup bangun pagi, salat berjamaah, latihan fisik, baris-berbaris, pelajaran bela negara, serta pendidikan formal yang tetap diberikan oleh guru yang ditugaskan secara bergiliran.
Dukungan dan Kritik
Beberapa orang tua siswa menyatakan bahwa program ini membawa perubahan positif pada anak-anak mereka, seperti kebiasaan bangun pagi dan rajin beribadah. Namun, program ini juga mendapat kritik dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang mendesak penghentian sementara program tersebut karena dianggap sarat dengan pelanggaran hak-hak anak.
Pakar pendidikan dan psikologi juga mempertanyakan efektivitas program ini, menyoroti ketiadaan dasar hukum, kurikulum yang jelas, serta potensi dampak negatif terhadap perkembangan emosional dan kreativitas anak.
Berita Terkait
-
Dikeluhkan Wisatawan, Jalan ke Destinasi Wisata Alam Cianjur Diperbaiki
-
Pesta Juara Persib di Gedung Sate Diwarnai Kisah Lucu, Kehilangan Barang Hingga Pasangan
-
Awas! Buang Sampah Tak Tepat Waktu di Cianjur Bakal Kena Denda Setengah Juta
-
Aksi Begal Kembali Gentayangan di Bogor, Pelajar Luka Parah dan Motor Dibawa Kabur
-
Penyebab Sungai di Bogor Berubah Warna Akhirnya Terungkap
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Atap Stadion Pakansari Usai Diperbaiki, Kabupaten Bogor Siap Sambut Piala AFF 2026
-
DPRD Kota Bogor Ajak PIM Bogor Raya Sinergi Atasi Stunting dan UMKM
-
Flyover Bojonggede Hingga Embarkasi Haji, Ini Deretan Proyek Strategis Bogor di 2027
-
Sasar Hotel Hingga Kosan, Pemkab Bogor Wajibkan Pemilik Laporkan Indikasi Penyimpangan Seksual
-
Rugikan Negara Rp9,1 Miliar, Oknum ASN Penetap Proyek RSUD Parung Dijebloskan ke Lapas