Para siswa menjalani pelatihan selama 14 hari di barak militer, seperti Resimen Artileri Medan 1 Sthira Yudha di Kabupaten Purwakarta, dengan rutinitas yang mencakup bangun pagi, salat berjamaah, latihan fisik, baris-berbaris, pelajaran bela negara, serta pendidikan formal yang tetap diberikan oleh guru yang ditugaskan secara bergiliran.
Dukungan dan Kritik
Beberapa orang tua siswa menyatakan bahwa program ini membawa perubahan positif pada anak-anak mereka, seperti kebiasaan bangun pagi dan rajin beribadah. Namun, program ini juga mendapat kritik dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang mendesak penghentian sementara program tersebut karena dianggap sarat dengan pelanggaran hak-hak anak.
Pakar pendidikan dan psikologi juga mempertanyakan efektivitas program ini, menyoroti ketiadaan dasar hukum, kurikulum yang jelas, serta potensi dampak negatif terhadap perkembangan emosional dan kreativitas anak.
Berita Terkait
-
Dikeluhkan Wisatawan, Jalan ke Destinasi Wisata Alam Cianjur Diperbaiki
-
Pesta Juara Persib di Gedung Sate Diwarnai Kisah Lucu, Kehilangan Barang Hingga Pasangan
-
Awas! Buang Sampah Tak Tepat Waktu di Cianjur Bakal Kena Denda Setengah Juta
-
Aksi Begal Kembali Gentayangan di Bogor, Pelajar Luka Parah dan Motor Dibawa Kabur
-
Penyebab Sungai di Bogor Berubah Warna Akhirnya Terungkap
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
BRI Sabet Indonesia Sports Industry of the Year 2026, Konsisten Dukung Kemajuan Olahraga Indonesia
-
Realisasi Anggaran BTT Pemkab Bogor Baru 41 Persen, Sisa Rp52,1 Miliar Disiapkan untuk Bencana
-
McDonalds Indonesia-YAPI Beri Beasiswa untuk 35 Mahasiswa Baru IPB
-
KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT
-
KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?