Di sisi lain, versi Jawa menyebutkan batu ini berasal dari fosil biji delima yang mengeras karena kekuatan spiritual. Mana yang benar? Hingga kini, belum ada riset arkeologis yang bisa memastikannya.
5. Batu Bertuah atau Batu Tipuan?
Meski mitosnya kuat, pasar batu merah delima juga dipenuhi praktik tipu-tipu. Banyak batu sintetis dijual dengan klaim "asli" tanpa bukti laboratorium.
Batu kaca berwarna merah, batu laboratorium, bahkan plastik dilapisi kilap bisa dijual sebagai batu sakti. Tak heran, banyak orang yang tertipu. Maka dari itu, hanya ahli gemologi atau laboratorium mineral yang bisa memverifikasi keaslian batu ini secara ilmiah.
Fakta-fakta di atas membuktikan bahwa batu merah delima berada di persimpangan antara dunia nyata dan dunia mistis. Di satu sisi, ia merupakan batu mulia yang memiliki struktur kristal indah dan nilai ilmiah tinggi.
Di sisi lain, ia juga dikelilingi mitos, legenda, dan kisah spiritual yang telah mengakar dalam budaya masyarakat Nusantara.
Percaya atau tidak, batu merah delima tetap menjadi salah satu simbol paling kuat dari perpaduan antara keindahan alam dan misteri yang belum terpecahkan.
Bagi sebagian orang, memilikinya adalah tentang estetika dan investasi. Bagi yang lain, ini soal keyakinan, energi gaib, dan ikatan batin antara manusia dan alam semesta.
Kontributor : Dinar Oktarini
Baca Juga: Alarm Dini di Bogor! 5 Kasus Baru COVID-19, Vaksinasi Digencarkan Kembali
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei
-
Kecelakaan Tunggal Cileungsi-Jonggol, Penumpang Bak Pikap Tewas Usai Tabrak Tiang Listrik
-
Sentul City Serahkan 423 Sertifikat Tanah PSU ke Pemkab Bogor
-
Dipicu Angin Kencang, Titik Api Baru Kembali Membakar TPA Galuga Bogor
-
Personel Masih Minim, BPBD Kota Bogor Kewalahan Hadapi Bencana Serentak