SuaraBogor.id - Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Pendidikan menyalurkan beasiswa istimewa bagi 101 siswa SMP swasta serta beasiswa pendidikan S1 untuk 202 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Program ini merupakan wujud komitmen Bupati Bogor, Rudy Susmanto, dalam menjamin pemerataan akses pendidikan yang adil dan tanpa diskriminasi.
Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, dalam acara penandatanganan pakta integritas Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB), sekaligus pemberian beasiswa, di Auditorium Sekretariat Daerah, Cibinong, pada Senin (23/6).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Forkopimda, Ketua Baznas Kabupaten Bogor, Ketua Dewan Pendidikan, Ketua PGRI Kabupaten Bogor, serta jajaran kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Bogor.
“Ada anak-anak yang berasal dari keluarga tidak mampu, tidak tertampung di SMP negeri, dan kesulitan biaya untuk masuk ke swasta. Di sinilah kehadiran Pak Bupati Rudy Susmanto menjadi penting, dengan memberikan bantuan pendidikan ini,” ujar Sekda Ajat.
Ajat berharap, bantuan tersebut bisa menjadi pemacu semangat bagi siswa maupun guru dalam meningkatkan kualitas dan prestasi.
“Saya berharap para siswa bisa melanjutkan pendidikan dengan semangat tinggi, dan para guru terus meningkatkan kualitas pembelajaran demi masa depan anak-anak kita,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Rusliandy, menjelaskan bahwa program beasiswa bagi siswa SMP swasta merupakan bentuk intervensi Pemkab Bogor terhadap siswa dari keluarga tidak mampu yang tidak lolos seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun pelajaran 2024/2025.
“Siswa yang tidak tertampung di SMP negeri tetap bisa melanjutkan pendidikan di SMP swasta dengan dukungan beasiswa dari pemerintah,” jelas Rusliandy.
Baca Juga: Program Pemutihan PKB Jabar Ditutup 30 Juni, Cek Rute ke Samsat Kabupaten Bogor Sekarang
Selain itu, lanjutnya, beasiswa program S1 bagi guru PAUD menjadi bagian dari komitmen Pemkab Bogor untuk meningkatkan kompetensi akademik para pendidik usia dini yang belum memiliki gelar sarjana.
“Dengan beasiswa ini, para guru PAUD bisa meningkatkan kualifikasi mereka secara formal, sejalan dengan tuntutan kualitas pendidikan anak usia dini di Kabupaten Bogor,” tutupnya.
Kabupaten Bogor
Kabupaten Bogor adalah sebuah wilayah kabupaten yang terletak di bagian barat - ujung barat Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Kecamatan Cibinong.
Kabupaten Bogor berbatasan dengan Kabupaten Lebak, Banten di barat, Kabupaten Tangerang beserta Kota Tangerang Selatan, Banten, Kota Depok, Kota Bekasi, serta Kabupaten Bekasi di utara; Kabupaten Karawang dan Kabupaten Purwakarta di timur; Kabupaten Cianjur di tenggara, dan Kabupaten Sukabumi di selatan. Kota Bogor merupakan enklave dari kabupaten ini.
Kabupaten Bogor terdiri atas 40 kecamatan, yang dibagi atas sejumlah desa dan kelurahan. Pusat pemerintahan Kabupaten Bogor terletak di Kecamatan Cibinong, yang berada di sebelah utara Kota Bogor.
Dengan jumlah penduduk sebesar 5,664,537 jiwa, Kabupaten Bogor merupakan kabupaten dengan jumlah penduduk tertinggi di Indonesia meskipun berstatus wilayah penyangga Jakarta Raya seperti Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Tangerang, Banten.
Berita Terkait
-
Program Pemutihan PKB Jabar Ditutup 30 Juni, Cek Rute ke Samsat Kabupaten Bogor Sekarang
-
Kecelakaan Maut di Puncak Bogor, Pengendara Motor Wanita Tutup Usia di Lokasi
-
Proyek SDN Bogor Makan Korban, Satu Pekerja Meninggal Akibat Longsor Pondasi
-
Ratusan Motor Mengaspal! Bupati dan Wali Kota Bogor Pimpin Rolling Thunder Autovibes HJB 543
-
Bupati Rudy Susmanto Kocok Ulang 45 Pejabat Pemkab Bogor Demi Percepatan Pembangunan
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Ingatkan Bupati dan DPRD, KPK Turun Tangan Benahi Perencanaan Anggaran di Kabupaten Bogor
-
KPK Plototi Dana Pokir DPRD Kabupaten Bogor, Sekda: Jangan Sampai Bermasalah Hukum
-
Ada Hak Khusus? Forum Mahasiswa Indonesia Cium Kejanggalan Tuntutan Kasus Julia Tobing
-
6 Fakta Kasus Narkoba ASN di Bogor: Gunakan Sabu Sejak 2024 hingga Rencana Tes Urine Massal
-
Polres Bogor Peringkat Ke 2 Se Jabar: Ungkap 113 Kasus Narkoba, Sita Barang Bukti Senilai Rp3 Miliar