SuaraBogor.id - Sebuah Helikopter Puma mendarat abadi di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Hal ini merupakan simbol sejarah untuk penataan di era kepemerintahan Bupati Rudy Susmanto.
Pembangunan Tugu Helikopter di kawasan Simpang Empat Kandang Roda, Pakansari, Cibinong sebagai bagian dari penataan kota sekaligus penghormatan terhadap sejarah kedirgantaraan Indonesia.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan pembangunan tugu tersebut, kerja sama antara Pemkab Bogor, Lanud Atang Sendjaja, dan pihak swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan.
"Sebelumnya, lokasi itu merupakan lahan kosong yang belum dimanfaatkan. Sekarang kita tata sekaligus mengenang bahwa Kabupaten Bogor adalah homebase helikopter TNI terbesar di Indonesia," katanya, Minggu 29 Juni 2025.
Helikopter yang dijadikan monumen tersebut, merupakan helikopter Puma yang sudah tidak dioperasikan dan sebelumnya digunakan untuk berbagai penugasan, baik di dalam negeri maupun luar negeri.
Selain di kawasan Kandang Roda, Pemkab Bogor juga telah membangun Tugu Helikopter di kawasan Puncak, tepatnya di lokasi jatuhnya salah satu pahlawan nasional, Laksamana RE Martadinata.
"Tugu itu juga akan kita perbaiki agar tetap menjadi pengingat masyarakat terhadap sejarah bangsa," ujar dia.
Ia menegaskan pembangunan tugu tersebut tidak hanya memperindah kawasan kota, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga nilai-nilai sejarah dan penghormatan terhadap jasa para prajurit.
"Kita terus berupaya mempercantik Kabupaten Bogor dan mengajak masyarakat untuk berkontribusi membangun daerah," katanya.
Helikopter
Baca Juga: Pesta Sesama Jenis di Puncak Bogor: Panitia Terungkap Gelar Acara Serupa Dua Kali
Helikopter adalah pesawat udara yang lebih berat dari udara, bersayap putar yang rotornya digerakkan oleh mesin.
Helikopter merupakan pesawat udara yang mengangkat dan terdorong oleh satu atau lebih rotor (baling-baling) mendatar besar.
Helikopter diklasifikasi sebagai pesawat bersayap putar untuk membedakannya dari pesawat bersayap tetap biasa lainnya.
Kata helikopter berasal dari bahasa Yunani helix (spiral) dan pteron (sayap). Helikopter yang dijalankan oleh mesin diciptakan oleh penemu Slowakia bernama Jan Bahyl.
Dibandingkan dengan pesawat bersayap tetap, helikopter lebih rumit dan lebih mahal untuk dibeli dan dioperasikan, lumayan lambat, memiliki jarak jelajah dekat dan muatan yang terbatas.
Sedangkan keuntungannya adalah gerakannya; helikopter mampu terbang di tempat, mundur, dan lepas landas dan mendarat secara menegak.
Terbatas dalam fasilitas penambahan bahan bakar dan beban/ketinggian, helikopter dapat terbang ke lokasi mana pun, dan darat di mana pun dengan lapangan sebesar rotor dan setengah diameter. Landasan helikopter disebut helipad'm.
Berita Terkait
-
Pesta Sesama Jenis di Puncak Bogor: Panitia Terungkap Gelar Acara Serupa Dua Kali
-
Kabogorfest 2025 Jauh Panggang dari Api: Ketua DPRD Bogor Soroti Minimnya Pengunjung dan Persiapan
-
Antisipasi Macet Balik Tahun Baru Islam, Polisi Percepat One Way Puncak Menuju Bogor
-
Kabogorfest 2025 Selesai, Tinggalkan Jejak Positif untuk Kabupaten Bogor
-
Selamat Tinggal Parkir Semrawut! Pakansari Segera Miliki Pusat Parkir Modern
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Baru Jadi Dirusak Tangan Jahil, Mural Kemerdekaan Bawah Flyover Cileungsi Jadi Korban Vandalisme
-
Hasil Operasi Maraton Juni-Agustus, Polres Bogor Musnahkan Sabu Hingga Jutaan Obat Terlarang
-
Pemkab Bogor Siapkan Tim Medis dan Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT
-
BRI Peduli Bergerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Bumi Flores NTT
-
Ancaman El Nino Super Paruh Kedua 2026, Guru Besar IPB Ingatkan Potensi Anjloknya Produksi Pangan