SuaraBogor.id - Jagat media sosial dihebohkan oleh video viral yang menunjukkan aksi brutal dua pria menodongkan senjata api dan sebilah parang kepada seorang pria lansia di Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor.
Insiden yang dipicu sengketa lahan ini berakhir dengan penangkapan kedua pelaku oleh jajaran Polres Bogor.
Video yang beredar luas sejak Senin, 15 Juli 2025, tersebut merekam adu mulut sengit yang berujung pada kekerasan fisik.
Korban diketahui merupakan Usup, seorang mantan Kepala Desa (Kades) Cintamanik.
Kronologi Kejadian Viral
Dalam video yang menggemparkan publik, terlihat jelas ketegangan antara pelaku dan korban. Salah satu pelaku, yang mengenakan topi hitam putih, menempelkan parang ke leher Usup sambil melontarkan pertanyaan provokatif.
"Ini punya kau?," kata pria tersebut.
"Iya, lokasi ini punya saya," jawab Usup, yang saat itu mengenakan topi coklat dan jaket oranye.
Percakapan memanas ketika Usup menanyakan siapa yang melakukan pencurian di lokasi tersebut.
"Jujur, saya apa perusahaan yang nyuri?," tanya Usup.
"Kamu lah," timpal pria pemegang parang, yang kemudian langsung menampar wajah Usup.
Baca Juga: Ancaman Banjir Kiriman Tak Berkesudahan, KLH Soroti Luka Lingkungan di Puncak Bogor
Tidak tinggal diam, mantan kades tersebut membalas tamparan dengan keras, memicu perkelahian fisik hingga keduanya saling dorong dan tersungkur di sebuah tebingan.
Di potongan video lainnya, pelaku lain terlihat menenteng benda yang diduga kuat adalah senjata api (senpi) sambil terus menantang korban.
Saat dikonfirmasi pada Rabu, 16 Juli 2025, Usup menceritakan bahwa insiden bermula ketika ia menerima laporan dari warga mengenai adanya intimidasi yang dilakukan oleh pihak perusahaan di lokasi sengketa. Setibanya di sana, ia langsung dikerumuni oleh para pelaku.
"Iya ditampar duluan, saya ga nampar duluan karena saya belum tau masalah awalnya dan jangan marah-marahin warga, kenapa tidak dibicarakan baik-baik karena ini wilayah saya dan ini tanah saya," ungkap Usup.
Merasa harga dirinya diinjak-injak setelah ditodong senjata, Jaro Usup, sapaan akrabnya, akhirnya menerima tantangan duel dari para pelaku.
"Setelah dia turun pegang pistol dan saya ditodong parang di leher saya, saya tangkis dan tarik kita sama-sama tersungkur ke bawah. Setelah duel di atas, turun ke bawah masih ngoceh terus dan saya ajak duel saja kalau memang mau jadi jagoan di sini," tegasnya.
Berita Terkait
-
Ancaman Banjir Kiriman Tak Berkesudahan, KLH Soroti Luka Lingkungan di Puncak Bogor
-
Era Perpeloncoan Berakhir! Disdik Bogor Ultimatum Sekolah: MPLS Wajib Menyenangkan
-
Hati Siapa Tak Teriris, Mayat Bayi Perempuan Terbungkus Kain Ditemukan di Kali Ciluar
-
Proyek Jalan Bomang Dikebut, Mimpi Tembus Cibinong-Parung Senilai Rp1,6 T Selangkah Lagi
-
5 Fakta Soal Mayat di Ciliwung Diduga Pegawai Kemendagri
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Sasar Hotel Hingga Kosan, Pemkab Bogor Wajibkan Pemilik Laporkan Indikasi Penyimpangan Seksual
-
Rugikan Negara Rp9,1 Miliar, Oknum ASN Penetap Proyek RSUD Parung Dijebloskan ke Lapas
-
Buntut Aksi 'Bogor Bersih LGBT', Pemerintah Warning Kelompok Pemuda yang Main Hakim Sendiri
-
John Herdman Berburu Kiper Pelengkap 23 Pemain Inti Skuad Garuda
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain